Viral Kasus Buzzer yang Ejek Penyakit Kanker Istrinya, SBY Akhirnya Buka Suara!

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya buka suara terkait kasus buzzer yang mem-bully istrinya.

Ia mengaku sangat bersedih ketika mengetahui hal tersebut. Bahkan, ia juga mendoakan agar orang-orang yang mem-bully istrinya itu tidak terkena penyakit kanker darah seperti yang dialami istrinya.

Read More

“Saya ingin menyampaikan kepada mereka yang suuzan dan berprasangka buruk seperti itu, (mungkin mereka adalah saudara kami, muslimin atau muslimat), di bulan suci Ramadhan ini saya doakan agar yang bersangkutan dan keluarga yang disayanginya tidak mengalami penyakit kanker darah seperti yang diderita Ibu Ani, agar tak perlu merasakan penderitaan dan perjuangan hidup,” ujar SBY melalui rekaman video yang ditunjukkan dalam acara buka bersama elite PD di kediamannya, Mega Kuningan, Jaksel, Senin (27/5/2019).

SBY juga menceritakan bagaimana sedihnya Ia dan Ibu Ani saat mengetahui bahwa ada pihak yang mem-bully disaat Ibu Ani tengah berjuang melawan penyakitnya.

“Ketika beberapa saat yang lalu, ada kalangan yang menuduh dan mencerca kami berdua, bahwa seolah sakitnya Ibu Ani itu hanya jadi alasan buat SBY untuk tidak berkampanye, saya sungguh bersedih, dan Ibu Ani harus meneteskan air mata mendengarnya,” katanya.

Melalui video tersebut, SBY juga menceritakan bahwa istrinya telah menjalani perawatan intensif selama 4 bulan di National University Hospital (NUH) di Singapura. Semenjak itu juga SBY harus selalu mendampingi Ibu Ani dan tidak bisa maksimal melakukan kampanye untuk partainya selama Pemilu 2019.

“Saya dan Ibu Ani tidak bisa ikut berpartisipasi dan memimpin langsung kampanye Partai Demokrat, sebagaimana yang kami berdua lakukan sejak Pemilu 2004 dan Pemilu 2009, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden & wakil presiden,” paparnya.

Sebelumnya, akibat kasus yang sama Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean juga marah besar ketika mengetahui Ani Yudhoyono di-bully netizen yang disebutnya ‘buzzer setan gundul’. Hal tersebut langsung membuatnya memutuskan untuk keluar dan berhenti mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno per hari ini.

Langkah yang sama juga dilakukan oleh Ketua DPP PD, Jansen Sitindaon. Ia keluar dari BPN Prabowo-Sandi karena tidak terima Ibu Ani di bully. Ia mengaku sudah menganggap Ibu Ani seperti ibu sendiri.

Related posts