Connect with us

Smartnews

Tradisi Sedekah Laut Bantul Dibubarkan Karena Dianggap Syirik, PBNU: Indonesia Bukan Negara Agama!

Okti Sulisnia

Published

on

https://inspiratorfreak.com

GIRLISME.COM – Sedekah laut Pisungsung Jaladri yang rencananya akan dilaksanakan di Pantai Baru, Kecamatan Sanden, batal dilaksanakan. Pembatalan tersebut terjadi karena adanya intimidasi yang dilakukan kelompok masyarakat tertentu.

Puluhan massa yang merusak properti sedekah laut tersbeut tersebut juga memasang spanduk yang menyatakan tradisi tersebut syirik. Warga akhirnya memutuskan untuk membatalkan acara labuhan dan kirab budaya.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini angkat bicara. Ia mengatakan bahwa aksi itu tergolong main hakim sendiri.

“Masyarakat tidak boleh main hakim sendiri, Indonesia itu bukan negara agama, tapi negara yang beragama. Kalau ada tudingan kegiatan itu dianggap musyrik, lha orang-orang yang bukan beragama Islam bisa dianggap musyrik semua, dan bisa dibenarkan dong untuk melakukan pelarangan peribatan dan seterusnya,” kata Helmy, di sela menghadiri acara Milad ke-6 Ponpes Ora Aji di Sleman, Sabtu (13/10) malam.

https://lifestyle.okezone.com

Helmy juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghormati ragam budaya bangsa Indonesia yang majemuk. Menurutnya, banyaknya kebudayaan lokal di Indonesia merupakan khazanah kekayaan bangsa.

“Soal keyakinan agama masing-masing bagaimana kita menguatkan di masing-masing, tapi tidak boleh melakukan perusakan pelarangan. Kita negara hukum, sudah ada rambu undang-undang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bantul, Suharsono juga ikut angkat bicara terkait pengrusakan di lokasi tradisi sedekah laut di Pantai Baru oleh sekelompok orang tersebut. Ia mengatakan bahwa tperbuatan tersebut termasuk tindakan pidana.

“Perbuatan itu jelas masuk tindakan pidana, karena ada perusakan di lokasi,” katanya saat dihubungi wartawan, Sabtu (13/10/2018).

Suharsono melanjutkan, bahwa kegiatan seperti sedekah laut merupakan kegiatan budaya yang sudah turun menurun serta perlu dilestarikan keberadaannya. Karenanya, ia berharap pada masyarakat agar tidak perlu takut menggelar acara sedekah laut atau kegiatan budaya lainnya.

“Masyarakat tidak perlu takut menggelar acara sedekah laut dan kegiatan budaya,” imbaunya.

Ia juga mengatakan bahwa kejadian tersebut akan menjadi pembelajaran untuk Pemda setempat.

“Kejadian ini juga jadi pembelajaran bagi Pemda agar lebih antisipatif terhadap pihak-pihak yang mencoba membenturkan budaya dengan agama. Karena bisa membuat masyarakat takut serta trauma,” ujarnya.

Ia menambahkan, akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Demikian juga Polri juga akan mengantisipasi tindakan kekarasan,” ucapnya.

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations
[jr_instagram id="2"]

Beri Komentar

Trending