Connect with us

Katamama

Sukurin Itu Kena Azab! Makanya Jangan Syirik Nanti Kena Bencana Kan!? Duh…Benarkah Bencana Itu Azab?

Syifa R Dewi

Published

on

ilustrated by Amalia Tri Hapsari

GIRLISME.COM —   Duka sedang dialami Indonesia akibat bencana baerturut yang menimpa Lombok dan Palu. Masyarakat mulai resah dan takut dengan kedatangan bencana yang beruntut ini. Disisi lain media sosial riuh menyalahkan Pemerintah karena melakukan kegiatan yang mengundang bencana. Benarkah bencana datang karena perbuatan Pemerintah? simak penjelasannya…

“Terkadang bencana terjadi, untuk mendatakangkan berkah yang lebih besar”

1. Tidak sedikit masyarakat yang menganggap bencana adalah azab!

“Ini salah Pemerintah karena melakukan kegiatan syirik! ini karena acara yang digelar menggunakan sesembahan” kata-kata itu santer terdengar di media sosial kan Smartgirl? namun dalam kondisi seperti ini kata-kata itu justru seperti tak pantas didengarkan. Karena kita semua punya jawaban mengapa terjadi bencana? pendekatan yang berbeda pun akan menghasilkan jawaban yang berbeda. Dalam pendekatan keilmuan, Indonesia memang ada di garis khatulistiwa yang rawan bencana, jadi jika ada kejadian bencana berturut ya bukan hal yang aneh karena sistemik Indonesia memang seperti itu. Jika dalam pendekatan agama rasanya salah jika dianggap Azab, menurut saya azab itu diberikan karena kesalahan yang sangat besar dan bentuknya juga besar. Jika dilihat ini masih terasa seperti peringatan kecil karena bumi itu luas.

2. Kesalahan manusia memicu bencana?

Pandangan seperti ini saya pikir ada benarnya, saat bencana terjadi seharusnya ini menjadi peringatan kita agar introspeksi diri. Apa yang sudah kita lakukan? apa kita melanggar aturan-aturan-Nya? karena sejatinya hidup di Bumi ini cuma sekedar numpang Smartgirl. Kamu nggak akan pernah tau kapan kamu diambil kembali pulang ketempat sebenarnya maka hidup didunia ini adalah uji cobanya.

3. Saat semua sedang introspeksi apa harus saling menyalahkan?

Saat bencana sudah terjadi saling menyalahkan bukanlah jawabannya. Lebih baik bangkit lagi bersama-sama membangun yang sudah rusak dan memperbaikinya. Jika sebelumnya berbuat kesalahan maka jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama.

So, Smartgirl jangan lupa tetap berpikir positif dan memberi dukungan positif pada korban yang terdamak bencana. Karena dalam bencana pasti ada makna positifnya. Misal, setelah gunung meletus pasti tanah menjadi subur dan lainnya. Semoga bermanfaat 🙂

Syifa R Dewi
Yogyakarta; [email protected]; Repoter; Content Writer; Announcer
Syifa R Dewi on Instagram
[jr_instagram id="2"]

Beri Komentar

Trending