Sudah Makan Tapi Masih Ngerasa Laper? Wah Ini Nih Alasannya!

  • Whatsapp

Wah, baru saja makan satu porsi rendang plus nasi beberapa menit lalu, tapi kok masih lapar ya? SmartGirl  pernah merasakan hal tersebut? Perut sudah kenyang namun masih rasanya tubuh dan otak meminta satu porsi lagi untuk dimakan. Apa yang sebenarnya terjadi? Berikut adalah 7 penyebab rasa lapar berkelanjutan setelah makan.

1.Terlalu Sering Minum Soda

copyright by tribunnews.com

Read More

Minuman bersoda mengandung fruktosa tinggi sama seperti minuman manis lainnya. Fruktosa menghambat kemampuan tubuh untuk menggunakan leptin, yaitu hormon yang memberitahu bahwa perut sudah kenyang. Itulah sebabnya otak tidak merespon apa yang dirasakan peruh kamu, sehingga SmartGirl akan terus merasa lapar.

2. Dehidrasi

copyright by okezone.lifestyle.com

Saat tubuh kekurangan cairan, maka secara otomatis otak akan mengirimkan sinyal lapar. Solusinya adalah dengan minum banyak air setelah makan. Bisa jadi rasa lapar yang kamu rasakan hanya karena tubuh SmartGirl yang sedang dehidrasi.

3. Ogah makan sayur atau salad

copyright by pasanganserasi.com

SmartGirl pasti tahu bahwa sayuran kaya akan manfaat. Nutrisi melimpah serta vitamin sangat berguna untuk kesehatan tubuh. Salah satunya adalah vitamin K yang berfungsi untuk mengatur insulin yang berperan membantu mencegah rasa lapar setelah makan. Jika tak ingin merasa lapar berkepanjangan, usahakan untuk selalu memasukkan sayuran ke dalam menu makanan yang kamu pilih.

4.Bukan perut, tapi mata Kamu yang lapar

copyright by healtkompas.com

Ini adalah kebiasaan yang sering dialami anak-anak usia sekolah. Kebanyakan mereka masih saja memaksa perutnya yang sudah kenyang untuk menampung makanan yang menarik di pandang. Dengan melihat makanan penggoda tersebut, otak terangsang untuk memunculkan kembali rasa lapar. Jika sudah kenyang, lebih baik sembunyikan dulu makanan yang bisa mengundang nafsu makan ke tempat yang tak bisa Anda lihat dan sibukkan diri dengan aktivitas yang lain.

5.Porsi Sarapan Kurang

copyright by google.com

Ada sebuah penelitian yang meneliti 6,000 lebih orang dewasa yang kesimpulannya adalah mereka yang hanya memakan 300 kalori saat sarapan justru berpotensi mengalami penaikan berat badan dua kali lipat dibanding mereka yang mengkonsumsi 500 kalori saat sarapan. Alasannya adalah makan besar saat sarapan akan memperkecil angka gula darah dan mendapat insulin yang lebih teratur sepanjang hari, sehingga Anda akan lebih lama merasa lapar.

 

Related posts