Connect with us

Smartnews

Semakin Yakin Dengan Kemenangannya, Prabowo Kembali Deklarasi Kemenangan Untuk Keempat Kalinya

Okti Sulisnia

Published

on

http://viva.co.id

GIRLISME.COM – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, kembali melakukan deklarasi kemenangan Pilpres 2019 untuk keempat kalinya.

Deklarasai kemenangan yang keempat kali tersebut diawali dengan melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4). Setelah menunaikan salat Jumat, Prabowo kembali melakukan sujud syukur dan mengklaim kemenangan sebesar 62 persen di Pilpres 2019 berdasarkan real count yang dilakukan tim internalnya.

Sujud syukur Prabowo kali ini diikuti oleh para tokoh BPN Prabowo-Sandi lainnya, seperti Waketum Gerindra Fadli Zon dan Ketua PA 212 Slamet Maarif. Namun, untuk kedua kalinya, Sadiaga Uno, selaku wakil presiden tidak terlihat mendampingi Prabowo karena kondisi kesehatannya yang turun.

Setelah itu, Prabowo kembali melanjutkan perjalanan menuju kediamannya di Jalan Kertanegara. Saat itu, ia kembali menuding lembaga-lembaga survei yang merilis quick count Pilpres 2019 sebagai pihak yang berbohong kepada rakyat dan mengatakan sebaiknya lembaga survei tersebut meninggalkan Indonesia.

“Hei tukang bohong, rakyat tidak percaya sama kalian. Mungkin kalian bisa pindah ke negara lain, mungkin kau bisa pindah ke Antartika,” ungkap Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo telah melakukan tiga kali deklarasi kemenangan. Deklarasi yang pertama dilakukan sekitar pukul 16.50 WIB pada tanggal 17 April, di depan rumahnya di Jalan Kertanegara. Saat itu, ia mengatakan unggul dengan perolehan suara sebesar 52,2 persen.

“Hasil exit poll kita di 5.000 TPS menunjukkan kita menang 55,4 persen, dan hasil quick count menang 52,2 persen,” ucap Prabowo.

Beberapa jam setelah deklarasi pertama tersebut, Prabowo  kembali menggelar jumpa pers sekitar pukul 20.00 WIB pada hari yang sama. Ia menyebutkan bahwa keunggulannya berubah menjadi 62 persen.

Tak berhenti disitu, keesokan harinya pada tanggal 18 April 2019, Prabowo kembali melakukan deklarasi kemenangan di Jalan Kertanegara. Bedanya, pada deklarasi ketiga ini Sandi turut hadir mendampingi Prabowo.

“Pada hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2019-2024,” ujar Prabowo di kediamannya, Kamis (18/4).

Hal yang menarik dalam deklarasi ketiga Prabowo ini adalah kehadiran Sandiaga Uno yang berdiri di samping Prabowo dengan keadaan pucat pasi. Berbeda dengan orang disekitarnya yang berteriak penuh semangat, Sandi malah terlihat tanpa ekspresi dengan tatapan kosong. Ekspresi Sandi ini kemudian banyak dipertanyakan oleh masyarakat Indonesia.

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Trending