Sambil Menangis, Begini Kesaksian Audrey, Korban Bullying, di Acara Hotman Paris Official! Audrey: Aku Nggak Bohong..

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Kasus bullying yang terjadi di Pontianak dan sempat viral kembali naik ke permukaan. Kasus yang tersebar melalui tagar #JusticeForAudrey tersebut kembali diangkat oleh tayangan di salah satu stasiun televisi Indonesia dengan menghadirkan Audrey, yang merupakan korban dari kasus tersebut.

Audrey adalah korban penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh 12 siswi SMA kepada dirinya yang merupakan siswa SMP di Pontianak. Kasus Audrey mendapatkan banyak simpati dari masyarakat Indonesia. Bahkan beberapa selebriti tanah air juga ikut membesuk Audrey di rumah sakit.

Read More

Tagar #JusticeForAudrey sebagai bentuk dukungan kepada Audrey. Sayangnya, tagar tersebut tidak bertahan lama lantaran tagar baru yakni #AudreyJugaBersalah tiba-tiba ikut viral.

Tagar #Audrey juga bersalah mulai viral setelah hasil visum dokter terhadap korban keluar, yang hasilnya adalah tidak ditemukan adanya bekas luka maupun memar di tubuh korban. Selain itu, kabar awal yang mengatakan bahwa Audrey mengaku juga disakiti bagian vitalnya hingga membengkak. Namun, dalam konfrensi pers, pelaku ditegaskan bahwa pelaku tidak pernah melukai alat kelamin korban. Hal ini juga sesuai dengan hasil visum yang dikeluarkan Rumah Sakit Promedika Pontianak, diketahui tidak ada kerusakan maupun luka apapun di selaput dara AU.

Hasil visum tersebut yang kemudian membuat Audrey menjadi sasaran netizen. Oleh karena itu, melalui tayangan Hotman Paris Official, Audrey memberikan keterangan terkait kasus tersebut.

Sambil menangis, Audres mengatakan bahwa dirinya tidak berbohong. Bullying dan penganiayaan tersebut benar-benar terjadi. Bahkan ia juga mengatakan bahwa para pelaku mengancamnya agar tidak mengaku di kroyok melain digilir satu persatu.

“Aku nggak bohong..” Kata Audrey sambil menangis.

Selain itu, Audrey juga menjelaskan bahwa para pelaku benar-benar menyentuh alat vitalnya seperti cerita awal yang beredar.

“Kaki aku dibuat ngangkang, lalu ditahan dan di colok di bagian kemaluan ku,” jelas Audrey.

Saat penganiayaan tersebut dilakukan, Audrey mengaku sempat mengatakan menyerah agar pelaku menghentikan perbuatannya.

“Aku udah bilag nyerah nyerah, aku salah aku salah. Terus tiga pelaku bilang gini ‘kamu lihat ya, ini kita bergilir, satu-satu bukan kroyok, awas aja kamu bilang kroyok, kena lagi kamu,” jelas Audrey sambil kembali menangis.

Related posts