Connect with us

Smartnews

Promo Pemilu 2019! 250 Merek Berikan Diskon Buat yang nyoblos Hari Ini! Waah Jadi Semangat Nih!

Okti Sulisnia

Published

on

Tribunnews.com

GIRLISME.COM – Hari ini, 17 April 2019, pesta demokrasi di Indonesia tengah berlangsung. Jangan lupa gunakan hak pilih dan jangan golput, sebab satu suara tidak hanya menentukan nasib Indonesia kedepannya, melainkan juga membuat Anda kehilangan banyak diskon dan promo. Pada hari ini, diketahui ada 250 merek yang akan memberikan diskon hingga 50% untuk siapa saja yang menggunakan hak pilihnya.

250 merek tersebut bergabung dalam acara yang disebut KlingKing Fun: Pesta Diskon Anti Golput. Diskon hingga 50% tersebut diberikan mulai dari toko online, fashion, makanan-minuman, sinema, dan banyak lainnya. Beberapa di antaranya adalah Tokopedia, Sogo, Seibu, Wacoal, Sushi Tei, Alfamart, Cinema XXI, ACE Hardware, Electronic City, dan lainnya.

Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani menjelaskan brand partners yang tergabung dalam program Klingking Fun, berasal dari brand lokal maupun internasional.

“Lebih dari 250 brand telah bergabung dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah karena program ini tidak hanya digelar di Jakarta. Di beberapa daerah, brand-brand lokal juga ikut berpartisipasi,” kata Shinta dalam jumpa pers di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (15/4), dikutip dari idntimes.com.

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan bahwa salah satu bukti  kematangan berdemokrasi sebuah negara salah satunya diukur dari partisipasi warga negaranya dalam pemilihan umum.

“Perlu cara-cara kreatif untuk ikut mendorong hal ini. Pemilu serentak 17 April 2019 ini harus diwarnai kegembiraan dan menebar banyak manfaat bagi warga negara dan juga dunia usaha. Semoga program KlingKing Fun dapat memeriahkan pesta demokrasi terbesar ini,” kata Triawan.

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Trending