Connect with us

Smartnews

Prabowo Deklarasi Kemenangan Untuk Ketiga Kalinya, Tapi Netizen Malah Salfok Pada Wajah Sandiaga. Netizen : Kok Mukanya Sedih Gitu Pak :(

Okti Sulisnia

Published

on

https://www.viva.co.id/

GIRLISME.COM – Pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, kembali mendeklarasikan klaim kemenangan mereka terkait Pilpres 2019. Sebelumnya, Prabowo telah melakukan dua kali deklarasai klaim kemenangan dan melakukan sujud syukur seorang diri tanpa wakilnya. Hal tersebut membuat netizen mempertanyakan keberadaan Sandiaga Uno. Ketiadaan Sandiaga Uno dalam dua deklarasi klaim kemenangan Prabowo membuat hastag #MisteriHilangnyaSandiagaUno menjadi tranding di Twitter.

Itulah sebabnya, saat deklarasi klaim kemenangan yang ketiga kalinya Sandiaga Uno tampak hadir mendampingi Prabowo. Sayangnya, ekspresi wajah Sandiaga Uno saat itu menjadi sorotan publik. Pasalnya, berbeda dengan Prabowo, Sandiaga terlihat pucat, tegang, dan tanpa ekspresi.

https://www.viva.co.id/

“Ada ya orang menang jd presiden dan wakil presiden mukenye ditekuk sprt tdk ada gairah sama sekali bgt. Kasian ..menangislah bila itu bisa melegakan hatimu,” kata akun @Handoyo1998

“Setelah ini sepertinya Sandi akan telpon ke Hatta Rajasa menanyakan obat penghilang malu…” kata akun @Roisfaisal

Deklarasi klaim kemenangan tersebut dilakukan di Rumah Kertanegara No 4 Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019) pukul 17.40 WIB, Saat itu, Sandiaga muncul mendampingi Prabowo dengan berdiri sejajar di sebelahnya. Tatapannya tajam, tanpa bergerak, dan tidak mengeluarkan sepatah kaya, Sandiaga terlihat melihat serius ke arah teks pidato deklarasi klaim kemenangan yang dipegang Prabowo.

Hingga ketika Prabowo menutup pidato dengan memekik takbir dan merdeka sebanyak tiga kali, Sandiaga masih tak bergeming, bahkan ia tidak ikut berteriak dan tampak lesu. Padahal saat itu, tangannya diangkat serta oleh Prabowo, namun tangannya terlihat terangkat lemas dan hanya setengah badan.

https://www.viva.co.id/

“Kasihan dizoom. Mukanya lg mikir kerugian saham, sahamnya turun, trus dipermalukan di TV nasional.” tulis @sarmus09.

“Sandi yang sedih ini sepertinya yang sandi asli bukan yang Sandiwara:),” kata @kwignyawinata.

Usai deklarasi tersebut, Sandiaga pun langsung masuk ke Rumah Kertanegara tanpa memebrikan keterangan apapun dan lansgung  meninggalkan para wartawan.

Dalam deklarasi tersebut, calon presiden 02 Prabowo Subianto mengatakan bahwa ia telah memenangi Pilpres 2019 dengan memperoleh suara lebih dari 62 persen.

“Pada hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024. Perhitungan real count dan telah kami rekapitulasi,” kata Prabowo.

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Trending