Connect with us

Smartnews

Pahlawan Pemilu Tanpa Tanda Jasa! Bukan Jokowi, Bukan Prabowo. Ini Kisah Haru Pahlawan Pemilu 2019 Indonesia. Siapa Sangka? :(

Okti Sulisnia

Published

on

Twitter @zefaniadiani

GIRLISME.COM – Akhirnya, salah satu pesta demokrasi terbesar di dunia berjalan lancar dan sukses. Kita patut berbangga karena negara Indonesia tercinta telah berhasil dilaksanakan secara serentak dan masif hanya dalam satu hari.

Pemilu 2019 ini tidak akan berlangsung sukses tanpa dukungan dan partisipasi semua lapisan masyarakat. Bukan cuma Kamu atau dia, tapi kita semua. Semua partisipasi kita menjadi penentu berlangsungnya Pemilu.

Sayangya, ada banyak pihak yang juga ikut mempertaruhkan banyak hal demi berlangsungnya Pemilu yang lebih baik, namun sama sekali tidak ikut terekspose di media manapun. Orang-orang inilah yang berjuang mati-matian untuk menembus letak geografis Indoensia yang sama sekali tidak mudah.

Orang-orang ini yang harus mendapatkan apresiasi yang sebesar-besarnya. Sayangnya, jangankan untuk tahu, bahkan kita pun juga tidak sadar akan perjuangan mereka.

Girlisme.com sudah merangkum potret pahlawan Pemilu 2019 yang diunggah melalui akun Twitter @zefaniadiani.

1. Ada mereka yang terus bekerja keras tanpa mengenal lelah untuk menjaga puluhan juta kotak suara dan ratusan juta surat suara agar kita bisa duduk santai menunggu giliran nyoblos.. Sayangnya, kita bahkan tidak pernah mau tahu soal itu 🙁

2. Di saat kita masih mager ke TPS buat nyobloss, mereka harus berjuang melewati medan yang nggak gampang cuma buat nganter perlengkapan logistik agar kita bisa nyoblos dengan nyaman.. Harusnya kita malu dengan perjuangan mereka :”)

3. Kita disuruh ngantri agak lama aja langsung protes mati-matian 🙁 Sedangkan mereka yang harus mempertaruhkan banyak hal nggak ngeluh sedikit pun 🙁

4. Terima kasih banyak para pahlawan Pemilu.. Tanpa kalian, kami cuma butiran debu 🙂

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Trending