Ngerasa Malu Karena Makanan Favoritnya Jengkol? Jangan Salah, Ternyata Ini 5 Manfaat Jengkol Buat Kesehatan!

  • Whatsapp

GIRLISME.COM- Smartgirl ada yang suka banget sama makanan olahan dari jengkol? Biasanya sih pada malu-malu ya buat mengakuinya. Selain sehabis makan jengkol, mulut mengeluarkan aroma yang kurang sedap, jengkol juga dibilang mengandung kolesterol yang tinggi.

Tapi jangan salah loh, selain kelemahan yang udah disampaikan di atas, ternyata masih banyak lagi manfaat yang terkandung dalam sayuran yang satu ini. Buat kalian-kalian nih yang suka makan jengkol harus tahu nih! Yuk langsung kita bhas satu-persatu ya!

Read More

1.Buat Smartgirl yang menderita penyakit anemia, ternyata jengkol bisa jadi obat alternatif yang aman loh!

copyright by hallosehat.com

Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Smartgirl pastinya tahu bahwa bila tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.

Efek dari kurangnya suplai oksigen dan zat-zat makanan  pada sel akan menurunkan fungsi/ kinerja sel. Tak heran jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan tidak bersemangat. Nah, bagi anda para wanita,  mengkonumsi jengkol saat sedang menstruasi sangat dianjurkan agar tubuh anda tidak kekurangan zat besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar tubuh.

2.Selain menjadi obat anemia, jengkol juga bisa menjadi obat alternatif diabetes loh. Menarik yaa!

copyright by https://www.khasiatsehat.com

Hebatnya lagi, jengkol dapat mencegah timbulnya penyakit diabetes. Mengapa? Di dalam buah jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretic inilah jengkol sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda para penderita gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menyaring asam jengkolat pada buah jengkol. Akibat ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat adalah sulit berhentinya buang air kecil (anyang-anyangan).

3.Dengan memakan jengkol, Kamu bisa membantu menstabilkan organ-organ penting tubuhmu Loh!

copyright by https://finance.detik.com

Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Berbeda situasinya jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika ibu hamil juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam folat demi perkembangan janinnya. Salah satu contoh makanan yang kaya akan asam folat adalah jengkol. Namun sekali perlu diingat bahwa konsumsilah jengkol secukupnya saja. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi jengkol yang berlebihan akan kurang baik efeknya untuk organ ginjal.

4.Yang keempat jengkol mengandung antioksidan yang tinggi, zat ini bagus untuk kondisi jantung Kamu loh Smartgirl!

copyright by http://finance.detik.com

Seperti yang sudah disebutkan di atas, jengkol mengandung zat antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Demikian juga dengan kesehatan jantung. Toksin atau racun dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam tubuh, khususnya jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat antioksidan ini. Segala sesuatu yang menghambat aliran darah dalam pembuluh darah juga akan hilang oleh zat yang terkandung pada jengkol. Aliran darah pun akan menjadi lebih lancar dan jantung pun akan berfungsi dengan baik dan optimal.

5.Yang terakhir, jengkol adalah makanan yang sangat efektif saat Kamu sedang mengontrol kadar gula darah.

copyright by https://feed.merdeka.com

Manfaat lainnya dari buah jengkol adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh anda para penderita diabetes. Jengkol mengandung zat gula yang ‘bersahabat’ dengan para penderita diabetes. Zat gula pada jengkol merupakan zat gula yang paling mudah diurai sehingga aman untuk penderita diabetes.

Berbeda dengan zat gula pada bahan makanan lainnya seperti makanan-makanan yang mengandung karbohidrat. Zat gula yang mudah terurai pada jengkol ini kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Alhasil, stamina tubuh pun akan meningkat. Proses penguraian zat gula yang sempurna tidak akan menimbulkan timbunan  gula darah di dalam tubuh.

Related posts