Connect with us

Smartnews

Militan Jokowi VS Militan Prabowo! Emak-emak Ini Rela Taruhan Honda CR-V. Harganya Sampai 500an juta Lho!

Okti Sulisnia

Published

on

http://jateng.tribunnews.com

GIRLISME.COM – Pelaksanaan Pilpres 2019 masih menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia. Masyarakat yang mendukung kedua pasangan calon juga berlomba-lomba memberikan dukungan secara maksimal untuk memilih calon yang akan memimpin Indonesia selama 5 tahun ke depan.

Pasangan yang akan terpilih untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia selama lima tahun ke depan masih menuai perdebatan. Banyak pihak yang tidak segan-segan melakukan taruhan untuk mendukung pasangan calon pilihan mereka. Hal tersebut dilakukan oleh ibu-ibu pendukung pasangan calon Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah ini. Kedua ibu ini diketahui bertaruh Honda CR-V Prestige berwarna merah tentang siapa capres yang akan memenangi pilpres. Kabar tersebut menjadi viral di media sosial karena disertai kuitansi yang ditandatangani dengan materai Rp 6 ribu.

http://jateng.tribunnews.com

Kedua ibu-ibu tersebut diketahui bernama Sherly Marlina dan Intan Purnama. Sherly adalah pendukung Jokowi dan Intan adalah pendukung Prabowo. Setelah ditelusuri, ternyata harga mobil keluaran tahun 2019 tersebut ditaksir lebih dari Rp 500 juta. Penentuan pemenang taruhan akan ditentukan sesuai dengan hasil real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kuitansi tersebut bahkan diletakkan di atas STNK, BPKB mobil lengkap dengan kunci mobil.

Unggahan kuitansi tersebut telah tersebar viral di Instagram. Meski menuai pro dan kontra, tidak sedikit warganet yang tidak percaya dengan taruhan tersebut dan menyebut tindakan kedua ibu-ibu itu hanya untuk mencari sensasi. Hingga Sabtu (20/4) siang, unggahan tersebut telah ditanggapi oleh 300 lebih komentar dan lebih dari 7 ribu like warganet.

Hingga saat ini, pemenang Pilpres 2019 masih menjadi perdebatan kedua kubu. Hasil quick count menyebutkan paslon Jokowi-Ma’ruf menang. Namun, di sisi lain, kubu Prabowo-Sandi telah mengklaim kemenangan berdasarkan data internal mereka. Sedangkan, KPU baru akan mengumumkan secara resmi pemenang Pilpres 2019 pada 22 Mei mendatang.

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Ramai Isu People Power, Jokowi: Namanya Kalah Pasti Tidak Puas. Tapi Jangan Aneh-anehlah

Okti Sulisnia

Published

on

kbr.id

GIRLISME.COM – Maraknya isu ‘People Power’ yang berkembang menjelang pengumuman hasil pemilihan suara pada tanggal 22 Mei mendatang membuat calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) ikut berkomentar. Jokowi mengatakan bahwa rasa kecewa saat kalah adalah hal wajar, namun jangan samapai kekecewaan tersebut diluapkan dalam bentuk yang sesuai konstitusi.

“Kalau yang namanya kalah pasti tidak puas, tidak ada kalah itu puas, enggak ada. Nah, kalau ada kecurangan laporin Bawaslu, kalau sengketa besar ke MK,” kata Jokowi usai menghadiri buka bersama dengan Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Minggu (19/5/2019), dikutip Suara.com.

Jokowi juga secara tegas mengatakan bahwa gerakan people power seharusnya tidak perlu dilakukan karena sebelum kampanye dimulai, seluruh peraturan Pemilu sudah disetujui oleh seluruh peserta pemilu.

“Ini mekanisme konstitusi menurut UU yang disepakati bersama di DPR semua fraksi ada. Jangan aneh-anehlah” tegasnya.

Seperti diketahui, beberapa gerakan people power dikabarkan akan terjadi pada saat Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil rekapitulasi suara 22 Mei 2019 besok. Mulai dari gerakan seperti ‘Tour Jihad’, aksi turun ke jalan untuk menolak hasil Pemilu 2019, hingga aksi teror bom yang dikabarkan akan dilakukan pada tanggal 22 Mei mendatang.

Beberapa pihak, seperti Kedutaan Besar seperti Malaysia dan Amerika Serikat juga ikut memberikan peringatan keamanan untuk warga negaranya di Indonesia pada tanggal 22 Mei tersebut.

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

H-2 Menuju 22 Mei! Ini 4 Rangkuman Kisruh Politik Menjelang Pengumuman Pilpres 2019!

Okti Sulisnia

Published

on

Radarkontra.com

GIRLISME.COM – Dua hari menjelang pengumuman hasil pemilihan suara 2019 resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Saat ini beberapa isu politik sedang berkembang dan semakin memanas. Banyak pro kontra, banyak dugaan makar, teror bom, hingga aksi-aksi yang diduga akan terjadi saat 22 Mei mendatang.

Oleh karena itu, Girlisme.com telah merangkum 4 isu politik yang sedang panas dan ramai diperbincangkan.

1. Disebut setengah hati dukung Prabowo-Sandi, Demokrat dipastikan tidak akan ikut aksi 22 Mei

Radarkontra.com

Partai Demokrat menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terlibat dalam aksi massa pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang. Pihak PD menolak untuk mempersoalkan hasil Pemilu 2019 dan memilih untuk mengikuti alur konstitusional apabila ada dugaan kecurangan dalam Pemilu.

2. Jadi orang pertama yang serukan People Power, Amien Rais dipanggil polisi

Detik.com

Amien Rais dipanggil pihak Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus dugaan makar tersangka Eggi Sudjana. Polisi menyebutkan bahwa Amien Rais menjadi yang pertama kali menyerukan ‘people power’.

“(Amien Rais) mengucapkan pertama kali ngajak people power,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, dikutip dari Detik.com.

Seruang ‘People Power‘ yang dilakukan Amien Rais bersama dengan Eggi Sudjana saat demo di depan KPU beberapa waktu lalu.

3. Ketua PAN ucapkan selamat ke Ma’ruf Amin, hubungan koalisi PAN dan Prabowo-Sandi semakin dipertanyakan

Detik.com

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, diketahui mengucapkan selamat kepada cawapres Ma’ruf Amin, meskipun belum diketahui apa maksud dari ucapan selamat tersebut.

“Silakan ditanggapi dan ditafsirkan sendiri. Itu kan bisa ditafsirkan beda-beda,” ujar Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Senin (20/5/2019).

Zulkifli dan Ma’ruf Amin diketahu bertemu saat menghadiri buka puasa bersama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti). Zulkifli mengucapkan selamat kepada Ma’ruf, yang menang Pilpres 2019 versi quick count.

“Pak Kiai, selamat. Walaupun nanti tanggal 22 (Mei), tapi saya ucapkan selamat,” ujar Zulkifli sambil menjabat tangan Ma’ruf di Twin Plaza Slipi, Jakarta Barat, Minggu (19/5/2019).

4. Pesan Habibie menjelang 22 Mei

Republika.co.id

Presiden ketiga Indonesia, RI Bacharuddin Jusuf Habibie, turut memberikan pesan-pesan menjelang pengumuman hasil pemilihan suara pada 22 Mei mendatang kepada masyarakat Indonesia. Habibie berpesan untuk menghindari tindakan-tindakan yang dapat mempertajam polarisasi dan perpecahan di masyarakat.

“Hindari tindakan-tindakan yang dapat mempertajam polarisasi dan perpecahan di masyarakat sehingga stabilitas dan kepastian hukum dapat terjaga demi keberlanjutan pembangunan. Di tengah situasi regional dan global tidak kondusif seperti saat ini penting bagi kita untuk secara terus menerus memperkuat ketahanan nasional,” ujar Habibie.

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Trending