Kucing dan Sederet Cerita

  • Whatsapp

Indonesia memang merupakan Negara yang tumbuh berbarengan dengan keyakinan-keyakinan gaib. Mempercayai bahwa manusia benar adanya berdampingan dengan hal-hal mistis, yang harus dihormati melalui menjaga tingkh laku sehari-hari. Mengenai ini ternyata Indonesia juga memiliki beberapa hal khusus terkait dengan salah satu hewan yang umumnya kita jumpai, yaitu kucing.

 

Read More

  1. Banyak kucing, banyak dukungan?

Hal yang pertama adalah dikatakan bahwa ketika di sekeliling kita terdapat banyak kucing, atau sekiranya kita kerap melihat banyak kucing, maka menandakan bahwa kita tengah mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat, walaupun mereka tidak menunjukkannya secara langsung. Makna dari hal ini adalah bahwa setiap makhluk hidup itu memiliki rasa, ataupun insting untuk binatang. Sehingga memang ketika kita melakukan hal positif, ini juga akan dapat dirasakan oleh makhluk hidup lainnya. Itulah sebabnya kita mendapatkan banyak dukungan. Dan hal ini direfleksikan melalui binatang—jika binatang saja mendekat, apalagi manusia?

 

  1. Menabrak kucing berakibat kesialan?

Hal selanjutnya adalah dikisahkan jika kita menabrak kucing di perjalanan, hingga kucing tersebut mati, maka kesialan akan terus mengikuti kita. Namun hal ini bisa dihentikan dengan melakukan penguburan yang baik bagi kucing tersebut. Mengenai kisah ini, makna yang ingin disampaikan selain kehati-hatian dalam berkendara, adalah menghormati makhluk hidup lain, sekalipun itu hewan. Ketika kita melakukan hal-hal buruk, maka kelak kedepannya kita akan menuai hasil dari hal buruk tersebut. Menabrak seekor kucing sampai mati adalah perlakuan yang tidak baik, apalagi sampai ditinggalkan begitu saja, dan tidak dikuburkan dengan semestinya.

 

  1. Memukul kucing menghalangi rezeki?

Jangan sampai memukul kucing, terlebih lagi jika ia sampai terluka, sebab akan mengakibatkan rezeki menjadi seret sampai bulan-bulan berikutnya. Ketika kita melakukan hal baik, maka baiklah juga yang kembali. Namun jika yang dilakukan adalah sesuatu yang buruk, maka buruk jua yang akan datang. Memukul kucing, entah itu karena tidak sengaja, atau lebih buruknya—karena iseng bukanlah perbuatan yang patut untuk dibanggakan. Karenanya kemudian kisah ini muncul, yaitu dikaitkan dengan kesialan yang akan dialami di masa selanjutnya, akibat dari perbuatan tidak baik yang telah dilakukan, agar kedepannya tidak ada lagi yang semena-mena terhadap hewan.

 

  1. Pelihara kucing melancarkan rezeki?

Jika sebelumnya kucing identik dengan kesialan, maka kali ini ada juga yang mengisahkan sebaliknya. Yaitu jika kita mengizinkan kucing terlantar untuk berdiam di rumah, maka kedepannya rezeki akan menjadi lebih lancar. Makna dari hal ini adalah bahwa setiap makhluk hidup pasti memiliki rezekinya masing-maisng, selama merka hidup di dunia ini. Mengizinkan kucing tersebut untuk menetap di rumah kita berarti secara tidak langsung ia membawa rezekinya ke rumah juga juga. Diyakni juga ketika kita membantu atau menolong makhluk lain, maka hal baik tentunya akan kembali pada kita.

Related posts