Connect with us

Smartnews

Klasemen Sementara Asian Para Games 2018: Indonesia Berada di Peringkat Enam Dengan 39 Medali

Okti Sulisnia

Published

on

http://style.tribunnews.com

GIRLISME.COM – Hingga hari Selasa (9/10) Indonesia berada di peringkat enam klasemen perolehan medali sementara dalam ajang Asian Para Games 2018. Kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan koleksi 39 medali, yang terdiri dari delapan medali emas, 13 perak, dan 18 perunggu.

Pada hari keempat ajang ini berlangsung, atlet-atlet Indonesia di Ajang Asian Para Games 2018 berhasil menambah tiga medali emas, lima medali perak, dan delapan medali perunggu. Emas pertama di hari keempat dipersembahkan oleh cabor tenpin bowling yang dipersembahkan oleh Elsa Maris. Sementara dua emas lainnya dipersembahkan oleh cabang olahraga tenis meja lewat David Jacobs dan Sapto Yogo Purnomo yang juga meraih emas dari cabor para atletik di nomor 100M T37 putra.

Pada hari sebelumnya, yaitu Senin (8/10), kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan empat medali emas, enam medali perak, dan sembilan medali perunggu.

http://gms.asianparagames2018.id

Sedangkan pada hari Minggu (7/10), Indonesia berhasil meraih satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Medali emas didapatkan kontingen Indonesia dari cabang bulu tangkis nomor beregu putra. Pada laga final, Fredy Setiawan dkk menang 2-1 atas tim Malaysia. Raihan medali emas itu hampir berbarengan dengan keberhasilan powerlifter putri Indonesia, Ni Nengah Widiasih, meraih medali perak di nomor 41 kg putri. Adapun medali perunggu dipersembahkan dari cabang renang Syuci Indriani yang turun di nomor 200 meter gaya bebas putri (S14) finis di posisi ketiga di bawah dua perenang Jepang.

Puncak klasemen sementara hingga hari keempat penyelenggaraan Asian Para Games 2018 masih ditempati oleh China dengan perolehan medali sebanyak 141 medali diantaranya 78 medali emas, 24 perak, dan 39 perunggu. Menyusul China, posisi kedua diraih oleh Korea dengan torehan 56 medali.

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Trending