Connect with us

Smartnews

Klaim Melindungi Rakyat Dari Kecurangan, BPN Pastikan Gugat Hasil KPU ke MK! Jokowi: Ya Silahkan Saja Digugat~

Okti Sulisnia

Published

on

GIRLISME.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengadakan rapat pleno untuk menyampaikan hasil rekapitulasi nasional hasil Pilpres 2019. KPU menetapkan pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin, sebagai pemenang Pilpres 2019 dengan keunggulan 55.50 persen dan pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga, mendapatkan 44.50 persen. Hasil Pilpres tersebut telah ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU tersebut berdasarkan perolehan suara dari 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

Hanya saja, pihak 02 mengaku akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilpres 2019 tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad. Ia mengatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi keputusan dari rapat internal yang telah digelar di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.

“Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi. Rapat hari ini memutuskan bahwa paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi,” kata Dasco sebelumnya di kediaman Prabowo.

Dalam beberapa hari ini, menurut Dasco, materi gugatan itu akan dipersiapkan. Salah satu alasan pengajuan gugatan ke MK itu disebut Dasco terkait penghitungan suara yang sangat signifikan.

“Kami melihat bahwa ada pertimbangan-pertimbangan kemudian ada hal-hal sangat krusial terutama mengenai perhitungan-perhitungan yang sangat signifikan yang bisa dibawa ke MK,” tutur Dasco, dikutip dari Detik.com.

Sikap pihak paslon 02 yang akan mengajukan gugatan ke MK tersebut membuat paslon 01, Joko Widodo, ikut buka suara. Jokowi mengatakan bahwa ia menghargai langkah yang diambil pihak 02 karena sesuai dengan konstitusi.

“Saya kira saya sangat menghargai, sangat menghargai apabila Pak Prabowo-Pak Sandi ke MK. Itu memang sebuah proses sesuai dengan konstitusi, sesuai dengan hukum dan undang-undang yang kita miliki. Sangat menghargai,” kata Jokowi di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Trending