Connect with us

Smartnews

Ketua Umum PAS 212 Slamet Ma’arif Resmi Jadi Tersangka Kasus Tindak Pidana Pemilu

Okti Sulisnia

Published

on

https://www.bbc.com

GIRLISME.COM – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif, resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus tindak pidana Pemilu oleh Polresta Surakarta, Jawa Tengah. Kabar tersebut telah dibenarkan oleh pengacara Slamet, Mahendradatta.

“Benar, sesuai surat panggilannya,” ujar Mahendradatta, Senin (11/2) dini hari WIB, dikutip dari kepada BBC News Indonesia.

Tak hanya itu, penetapan sebagai tersangka tersebut juga telah dikonfirmasi Wakil Kapolres Surakarta, AKBP Andy Rifai.

“Berdasarkan gelar perkara untuk melihat dari semua alat bukti, keterangan saksi, termasuk juga hasil pemeriksaan dari yang bersangkutan, penyidik menilai dan mengkaji melalui gelar perkara itu bahwa statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka,” ujarnya, dikutip dari BBC News Indonesia.

Andy juga mangatakan bahwa pemanggilan Slamet Ma’arif sebagai tersangka akan dilakukan pada Rabu, 13 Februari 2019 mendatang. Hanya saja, Andy belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait apakah Ketua Umum PA 212 tersebut akan langsung ditahan atau tidak.

http://medan.tribunnews.com

“Setelah itu ditahan apa tidak, nanti melihat dulu dari Undang-Undang Pemilu kan maksimal dua tahun jadi kalau maksimal dua tahun tidak perlu penahanan,” ujarnya.

Dalam surat panggilan Polresta Surakarta, dasar penetapan Slamet sebagai tersangka karena diduga melakukan tindak pidana Pemilu karena Slamet dikabarkan berkampanye dalam acara Tabligh Akbar PA 212 Solo Raya, di Jl Slamet Riyadi, depan kantor BCA KCU Solo-Slamet Riyadi, Gladak, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, pada Minggu 13 Januari 2019 pukul 06.30-10.30 WIB.

Tindakan Slamet tersebut yang membuatnya diduga melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf a, b, c, d, e, f, g, h, i, j tentang kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Slamet ditetapkan sebagai tersangka setelah setelah Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Amin Ma’ruf menganggap orasi Slamet pada acara Tabligh Akbar bermuatan kampanye sehingga mereka melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu di Solo. Berdasarkan laporan tersebut, pihak Bawaslu Solo kemudian memeriksa sejumlah saksi dan barang bukti, termasuk memanggil ketua PA 212 Slamet Ma’arif untuk dimintai keterangan.

Pengacara Slamet Ma’arif menyampaikan bahwa ceramah kliennya dalam Tabligh Akbar di Solo tidak ada unsur pelanggaran. Slamet Ma’arif adalah ketua umum kelompok yang beranggotakan alumni peserta gerakan 2 Desember 2016 yang menuntut Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok atas kasus penistaan agama.

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations
[jr_instagram id="2"]

Beri Komentar

Trending