Connect with us

Smartnews

Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Pengendara Viral yang Rusak Motornya Sendiri Terancam 6 Tahun Penjara

Okti Sulisnia

Published

on

http://medan.tribunnews.com

GIRLISME.COM – Laki-laki yang merusak kendaraannya sendiri karena tidak terima ditilang telah ditetapkan sebagai tersangka. Pemuda dalam video viral tersebut bernama Adi Saputra. Ia ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal berlapis, dan terancam 6 tahun penjara.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan. Ferdy mengatakan bahwa Adi ditangkap secara paksa di kediamannya di Serpong, Kota Tangerang Selatan, pada Jumat (8/2) kemarin. Pemuda berusia 21 tahun tersebut ditangkap karena motor yang ia gunakan diduga merupakan hasil tindak pidana penipuan.

“Motor yang dalam penguasaan tersangka adalah patut diduga hasil tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang dilakukan oleh tersangka D (DPO). Korban pemilik kendaraan bermotor yang sah adalah atas nama Nur Sichuan, menggadaikan motor kepada DPO D, tapi tanpa seizin pemilik kendaraan tersebut kemudian dijual di media sosial,” kata Ferdy di Polres Tangsel, Jumat (8/2), dikutip dari Kumparan.com.

https://kumparan.com

Ferdy mengungkapkan bahwa Adi mendapatkan motor tersebut sekitar bulan Desember 2018 lalu. Motor tersebut ia beli via internet. Motor tersebut dijual dengan hanya menyertakan STNK saja.

“Tersangka melalui proses pengecekan data base belum memiliki SIM juga saat ditilang dan marah-marah. Nomor polisi yang digunakan juga bukan yang sebenarnya, palsu,” kata Ferdy.

Dalam kasus ini, Adi dijerat dengan pasal tindak pidana membuat surat palsu, penadahan, dan penghancuran barang yang digunakan untuk membuktikan sesuatu di muka petugas. Adi dijerat dengan beberapa pasal, yakni Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP, dan atau Pasal 378 KUHP jucto Pasal 480 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP.

“Yang bersangkutan terancam hukuman sampai 6 tahun penjara,” kata Ferdy,

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituding Ada Unsur LGBT, Masyarakat Boikot Film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’ Lewat Petisi. Sutradara: Film Itu Sudah Lulus Sensor

Okti Sulisnia

Published

on

https://twitter.com

GIRLISME.COM – Film terbaru karya Garin Nugroho yang berjudul ‘Kucumbu Tubuh Indahku’ saat ini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, masyarakat membuat petisi penolakan terhadap film tersebut karena dianggap mengandung unsur LGBT.

Petisi tersebut dibuat oleh Rakhmi Mashita melalui laman change.org. Saat berita ini dibuat, petisi tersebut sudah ditandatangani oleh 4.960 orang.

Petisi tersebut kemudian membuat Garin Nugroho ikut buka suara. garin mengatakan bahwa film tersebut sebenarnya sudah melewati sensor.

“Film ini sudah melalui prosedur hukum badan sensor film. Jika petisi ini menjadi pelarangan maka menunjukkan penegakan hukum negeri ini selalu dikalahkah oleh radikalisme massa,” ungkap Garin dikutip dari detikHOT.

Garin juga mengatakan bahwa munculnya petisi tersebut spertinya dilakukan secara sepihak.

“Banyak komentar sangat positif, justru kritik saya terkeras adalah petisi tanpa dialog dan menonton menjadi anarkhisme massa. Petisi yang menjadi anarkhisme masa karena sebagian tak melihat adalah penghakiman massal tanpa keadilan,” kata Garin.

Lebih jauh, Garin mengatakan bahwa ia berharap apabila memang ada kegilasahan tersebut dari penonton terhadap karyanya, kegelisahan tersebut dapat disampaikan tanpa adanya penghakiman lewat petisi yang muncul kali ini.

“Anarkisme massa sangat mengancam kebebasan berekspresi. Jika dibiarkan, akan menjadi demokrasi serba massal tanpa kualitas, akibatnya toleransi bangsa menurun,” kata Garin.

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Sambil Menangis, Begini Kesaksian Audrey, Korban Bullying, di Acara Hotman Paris Official! Audrey: Aku Nggak Bohong..

Okti Sulisnia

Published

on

http://www.tribunnews.com

GIRLISME.COM – Kasus bullying yang terjadi di Pontianak dan sempat viral kembali naik ke permukaan. Kasus yang tersebar melalui tagar #JusticeForAudrey tersebut kembali diangkat oleh tayangan di salah satu stasiun televisi Indonesia dengan menghadirkan Audrey, yang merupakan korban dari kasus tersebut.

Audrey adalah korban penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh 12 siswi SMA kepada dirinya yang merupakan siswa SMP di Pontianak. Kasus Audrey mendapatkan banyak simpati dari masyarakat Indonesia. Bahkan beberapa selebriti tanah air juga ikut membesuk Audrey di rumah sakit.

Tagar #JusticeForAudrey sebagai bentuk dukungan kepada Audrey. Sayangnya, tagar tersebut tidak bertahan lama lantaran tagar baru yakni #AudreyJugaBersalah tiba-tiba ikut viral.

Tagar #Audrey juga bersalah mulai viral setelah hasil visum dokter terhadap korban keluar, yang hasilnya adalah tidak ditemukan adanya bekas luka maupun memar di tubuh korban. Selain itu, kabar awal yang mengatakan bahwa Audrey mengaku juga disakiti bagian vitalnya hingga membengkak. Namun, dalam konfrensi pers, pelaku ditegaskan bahwa pelaku tidak pernah melukai alat kelamin korban. Hal ini juga sesuai dengan hasil visum yang dikeluarkan Rumah Sakit Promedika Pontianak, diketahui tidak ada kerusakan maupun luka apapun di selaput dara AU.

Hasil visum tersebut yang kemudian membuat Audrey menjadi sasaran netizen. Oleh karena itu, melalui tayangan Hotman Paris Official, Audrey memberikan keterangan terkait kasus tersebut.

Sambil menangis, Audres mengatakan bahwa dirinya tidak berbohong. Bullying dan penganiayaan tersebut benar-benar terjadi. Bahkan ia juga mengatakan bahwa para pelaku mengancamnya agar tidak mengaku di kroyok melain digilir satu persatu.

“Aku nggak bohong..” Kata Audrey sambil menangis.

Selain itu, Audrey juga menjelaskan bahwa para pelaku benar-benar menyentuh alat vitalnya seperti cerita awal yang beredar.

“Kaki aku dibuat ngangkang, lalu ditahan dan di colok di bagian kemaluan ku,” jelas Audrey.

Saat penganiayaan tersebut dilakukan, Audrey mengaku sempat mengatakan menyerah agar pelaku menghentikan perbuatannya.

“Aku udah bilag nyerah nyerah, aku salah aku salah. Terus tiga pelaku bilang gini ‘kamu lihat ya, ini kita bergilir, satu-satu bukan kroyok, awas aja kamu bilang kroyok, kena lagi kamu,” jelas Audrey sambil kembali menangis.

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Trending