Connect with us

Smartnews

Heboh! Pria Ini Tuntut Supermarket Karena Uang Kembaliannya Kurang Dari Rp 84 Perak: Mereka Ambil Uang Saya Dengan Ilegal!

Okti Sulisnia

Published

on

https://internasional.kompas.com

GIRLISME.COM – Seorang pria di kawasan barat laut China menjadi viral setelah dikabarkan memenangkan gugatan hukum yang dilakukan pada sebuah jaringan supermarket.

Kisah pria ini viral berawal dari tekadnya untuk melaporkan jaringan supermarket Yonghui karena mendapatkan jumlah kembalian yang tidak sesuai atau kurang.

Pria yang diketahui memiliki marga Xiao yang tinggal di Provinsi Shaanxi ini awalnya berbelanja pada 2 Februari lalu dengan total belanjaannya 54,76 yuan, atau Rp 115.000.

Beradasarkan informasi yang dimuat di SCMP Rabu (24/4/2019), Xiao membayar dengan uang 55 yuan, atau Rp 115.516. Sehingga dia seharusnya mendapat kembalian 0,24 yuan, atau Rp 504. Namun seperti yang diberitakan Pearvideo.com, Xiao hanya mendapat 0,2 yuan, sekitar Rp 420. Sehingga dia tidak menerima kembalian 0,04 yuan, sekitar Rp 84.

“Mereka dengan ilegal mengambil kembalian 0,04 yuan dari saya. Dengan menuntut mereka, saya hanya ingin mereka mengembalikan apa yang menjadi hak saya,” tegas Xiao.

Xiao kemudian menuntut supermarket tersebut dan akhirnya memenangkan kasus ini. Pihak Yonghui kemudian diperintahkan untuk mengembalikan kembalian RP 84 dan membayar biaya perkara 50 yuan, atau Rp 105.000.

Seorang pengacara yang mewakili Supermarket Yonghui mengakui bahwa metode pemberian kembalian dengan membulatkan angka sebenarnya bukanlah pilihan yang baik. Ia menambahkan bahwa pemberian kembalian dengan metode seperti itu bukanlah bentuk penghormatan hak-hak konsumen, serta menyebabkan mereka dalam kondisi tidak nyaman.

“Karena itu, izinkanlah kami untuk menyampaikan permintaan maaf kepada Tuan Xian dan publik atas ketidaknyamanan yang kami timbulkan,” ujar kuasa hukum Yonghui.

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Trending