Connect with us

Smartnews

Heboh! Ngamuk di Minimarket Karena Diberi Sumbangan Rp. 1000, Pria Ini Mengaku Khilaf dan Minta Maaf: Tolong Saya jangan Dihukum

Okti Sulisnia

Published

on

Detik.com

GIRLISME.COM – Kasus pria dalam sebuah video di minimarket yang viral baru-baru ini akhirnya menemukan titik temu. Video yang menunjukkan seorang pria yang marah-marah karena diberikan sumbangan sebesar Rp. 1000 di sebuah minimarket membuat resah masyarakat.

Video yang tersebar di media sosial tersebut menunjukkan dua pria berpakaian putih dan satunya berkaus abu-abu yang mendatangi meja kasir minimarket dnegan kasar menghentakan meja kasir sambil berteriak dan menghardik ke arah kasir perempuan yang sedang berjaga.

“Rp 1.000 ini kalian kasih, pelecehan ini,” kata salah satu pria.

Pria berpakaian putih tersebut terlihat memprotes besaran uang sumbangan yang diterimanya. Ia mengaku merasa dilecehkan karena hanya diberikan uang Rp 1.000 untuk.

Setelah diselidiki, kejadian tersbeut diketahui terjadi di minimarket di Matangkuli, Aceh. Pria yang mengamuk dalam video tersebut diketahui bernama Jafar Kuba. Ia menyampaikan permohonan maaf secara langsung yang diabadikan dalam sebuah video yang diunggah di Instagram Polres Aceh Utara pada Minggu (12/5/2019) malam.

“Saya Jafar Kuba, selaku ketua remaja Masjid Al-Khalifah Ibrahim Matangkuli, Aceh Utara. Sebelumnya saya mohon maaf kepada semua pihak atas video yang viral diberbagai media dan berita yang mungkin sudah meresahkan masyarakat. Hari ini tanggal 12 Mei 2019, kami bersama pihak dari manajemen Indomaret sudah bertemu dan bermusyawarah. Bahwa segala kejadian yang terjadi di toko Indomaret pada 11 Mei lalu murni karena kesalahpahaman dan kami bersepakat bahwa hal ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kami berharap hal ini tidak lagi terjadi di kemudian hari. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga di bulan Ramadhan, berkah dilimpahkan kepada kita semua. Amin, amin,” kata Jafar.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, Iptu Rezki Kholiddiansyah juga mengungkapkan bahwa Jafar meminta untuk tidak ditahan dan melakukan mediasi secara kekeluargaan dengan pihak pihak minimarket.

“Di dalam pengakuannya pelaku merasa bersalah dan mengaku khilaf. (Mereka) bermohon untuk tidak diproses hukum dan berharap untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Rezki, dikutip dari Detik.com.

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Trending