Gerindra Minta Maaf Karena Poyuono Usir Demokrat! Poyuono: Biar Saja Gerindra Minta Maaf, Kalau Aku Nggak Sudi

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Pernyataan Waketum Gerindra, Arief Poyuono, yang mengusir Demokrat dari daftar koalisi Prabowo-Sandi semakin berbuntu panjang.

Akibat pernyataan Poyuono tersebut, Gerindra harus rela meminta maaf kepada Demokrat. Namun sayangnya, persalahannya tidak berhenti disitu, meskipun partainya minta maaf, Poyuono mengaku ogah meminta maaf kepada Demokrat.

Read More

“Biar aja Gerindra minta maaf. Aku nggak sudi minta maaf ya,” ujar Arief Poyuono, dikutip dari Detik.com.

Poyuono mengaku tak bersalah karena telah meminta Demokrat untuk keluar dari koalisi Prabowo-Sandi karena isu setan gundul yang disuarakan Wasekjen PD Andi Arief.

“Memang aku salah apa ya? Maling duit negara nggak. Nyari makan pakai politik nggak. Disebut-sebut namanya di persidangan kasus korupsi yang ditangani KPK juga nggak,” tuturnya.

Bahkan, meskipun Gerindra sudah minta maaf namun Poyuono tetap kembali meminta Demokrat untuk keluar dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Kabarnya, ia sudah berkali-kali ia ‘mengusir’ partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

“Makanya monggo Demokrat keluar dari Koalisi Adil Makmur segera,” kata Poyuono.

Sebelumnya, Partai Gerindra yang diwakilkan oleh ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria meminta maaf kepada Demokrat atas pernyataan Poyuono. Ia mengatakan bahwa pernyataan Poyuono yang menginginkan Demokrat keluar dari Koalisi Adil Makmur bukanlah pernyataan Gerindra melainkan hanyalah sebuah pendapat pribadi.

“Tentu kami atas nama partai menyampaikan mohon maaf kalau ada perkataan-perkataan dari pengurus maupun kader Partai Gerindra yang dirasa kurang pas, kurang baik dirasa oleh partai lain, termasuk Partai Demokrat. Jadi terkait pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh Arief Poyuono tentu itu pernyataan pribadi, bukan sikap dari Prabowo, bukan sikap dari partai Gerindra dan juga bukan sikap daripada BPN. Itu adalah pernyataan-pernyataan pribadi,” sebut Riza Patria, Minggu (12/5).

Beruntungnya, Demokrat akhirnya menerima permohonan maaf Gerindra itu. Meskipun awalnya Demokrat sempat meminta agar Poyuono dipecat dari partai.

“Kami menghormati sikap Gerindra. Sejak lama sebetulnya kami melihat bagaimana Arief Poyuono ini bukan orang penting di Gerindra. Jadi dipecat tidak dipecat sebetulnya tidak terlalu berpengaruh buat kami,” ungkap Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Related posts