Enam Hari Sejak Tsunami Selat Sunda, Listrik di Banten-Lampung Pulih 100%

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Listrik di daerah Pandeglang khususnya yang terdampak tsunami telah berangsur-angsur pulih. Kemarin (27/12), pihak PT PLN (Persero) telah memastikan bahwa perbaikan kelistrikan di wilayah tersebut sudah capai 100%. Hal tersebut disampaikan langsung oleh EVP Corporate Communication PLN I Made Suprateka.

“Di Pandeglang dari 248 gardu distribusi yang padam, PLN sudah berhasil merecovery 243 gardu distribusi. Sisanya dinyalakan dengan genset dan yang lainnya tidak dinyalakan karena sudah tidak berpenghuni,” ujar I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/12/2018).

Read More

Selain itu, PT PLN juga telah memperbaiki beberapa penyulang lain seperti penyulang Carita, penyulang Wisata dan penyulang Labuan kota perbaikan telah mencapai 100%. Bahkan, untuk beberapa wilayah yang terisolir seperti Panimbang, Kalicaah, dan Sumur juga berhasil ditembus dengan 310 personel gabungan yang dikerahkan.

Tidak hanya di Pandeglang, seluruh infrastruktur listrik yang sempat rusak juga telah diperbaiki PLN, secara sistem juga sudah siap 100%.

“Saat ini sedang dilakukan penyalaan secara bertahap ke rumah-rumah pelanggan yang instalasinya dalam kondisi masih baik,” katanya.

https://www.cnbcindonesia.com

Made juga menjelaskan bahwa saat ini PLN tidak hanya fokus dalam hal memperbaiki kelistrikan di Pandeglang dan Lampung, namun pihak PLN juga memberikan penerangan 22 posko pengungsian yang berada di Pandeglang.

Sebelumnya, melalui konfrensi pers BKMG pada Minggu (23/12) pukul 02:00 dini hari, disampaikan bahwa telah terjadi tsunami yang diakibatkan oleh longsor bawah laut karena pengaruh erupsi Gunung Anak Krakatau. Selain itu, pada hari Sabtu (22/12) juga terjadi gelombang pasang akibat pengaruh bulan purnama, sehingga ada kombinasi antara fenomena alam yaitu tsunami dan gelombang pasang.

BMKG juga mengatakan bahwa tidak ada gempa yang menyebabkan terjadinya tsunami di Pantai Anyer, Banten pada Sabtu (22/12/2018) malam. Melalui akun twitter resminya @infoBMKG disampaikan bahwa kejadian tersebut merupakan gelombang air laut pasang.

Related posts