Connect with us

Smartnews

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet: Saya Mau Dibuat Stres Seumur Hidup!

Okti Sulisnia

Published

on

Breakingnews.co.id

GIRLISME.COM – Kasus berita bohong Ratna Sarumpaet berakhir dengan tuntutan enam tahun penjara. Pihak jaksa menilai Ratna terbukti bersalah dalam menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Dalam kasus ini, Ratna diduga telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong. Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18/6/2019) mendatang.

“Menuntut terdakwa Ratna Sarumpaet dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa. Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,” ujar Jaksa Daroe Tri Sadono saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019), dikutip dari Kompas.com.

Sebelum dituntut enam tahun penjara, polisi telah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27/5/2019). Ia mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian.

“Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,” kata Ratna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Smartnews

Heboh tentang Penampakan Pocong Misterius di Pemalang! Polisi Ungkap Fakta Tak Terduga!

nawa

Published

on

By

GIRLISME.COM- Remaja di Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, membuat resah warga karena menjadi pocong jadi-jadian.

Remaja berinisial AM (15) tersebut diketahui menakut-nakuti warga yang melintasi jalan Tentara Pelajar di kota Pemalang. Aksi tersebut sering dilakukan AM mulai dari jam selesai tarawih hingga menjelang sahur.

Aksi tersebut membuat masyarakat akhirnya mengadu ke pihak kepolisian. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Pemalang Kota AKP I Ketut Mara mengatakan, yang mengatakan bahwa masyarakat mengaku diresahkan oleh penampakan pocong.

“Atas dasar laporan tersebut, unit Reskrim dan Sabhara Polsek Pemalang melaksanakan penyelidikan dan patroli,” kata AKP I Ketut Mara, Senin (27/5/2018), dikutip dari Kompas.com.

Akibat pengaduan tersebut, pihak kepolisian akhirnya melakukan penyelidikan dan patroli yang membuatkan hasil pada minggu (26/5/2019) dini hari sekira pukul 03.00 wib. Saat itu, petugas menemukan penampakan pocong di tepi jalan Tentara Pelajar.

” Pocong tersebut menakut-nakuti petugas, setelah dihampiri, pocong tersebut ternyata seorang pemuda laki-laki yang menggunakan kostum mirip pocong,” tambah Kapolsek.

Setelah ditanya apa alasannya melakukan hal tersebut, AM mengatakan hanya iseng menggunakan kostum pocong untuk menakut-nakuti pengendara yang melintas di jalan tentara pelajar.

Ia kemudian diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

“Saya menyesal, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ujar AM.

Akibat ulahnya tersebut, AM kemudian dibawa ke Mapolsek Pemalang untuk diberikan pembinaan karena masih di bawah umur.

“Pelaku diberikan pembinaan oleh petugas karena masih dibawah umur,” katanya.

Nadhifah Azhar ; Bandung, 22 April 1998 ; Gunungkidul Yogyakarta ; [email protected] ; Hobbi : Travelling

Beri Komentar

Continue Reading

Smartnews

Viral Kasus Buzzer yang Ejek Penyakit Kanker Istrinya, SBY Akhirnya Buka Suara!

Irma El-Mira

Published

on

theaustralian.com.au

GIRLISME.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya buka suara terkait kasus buzzer yang mem-bully istrinya.

Ia mengaku sangat bersedih ketika mengetahui hal tersebut. Bahkan, ia juga mendoakan agar orang-orang yang mem-bully istrinya itu tidak terkena penyakit kanker darah seperti yang dialami istrinya.

“Saya ingin menyampaikan kepada mereka yang suuzan dan berprasangka buruk seperti itu, (mungkin mereka adalah saudara kami, muslimin atau muslimat), di bulan suci Ramadhan ini saya doakan agar yang bersangkutan dan keluarga yang disayanginya tidak mengalami penyakit kanker darah seperti yang diderita Ibu Ani, agar tak perlu merasakan penderitaan dan perjuangan hidup,” ujar SBY melalui rekaman video yang ditunjukkan dalam acara buka bersama elite PD di kediamannya, Mega Kuningan, Jaksel, Senin (27/5/2019).

SBY juga menceritakan bagaimana sedihnya Ia dan Ibu Ani saat mengetahui bahwa ada pihak yang mem-bully disaat Ibu Ani tengah berjuang melawan penyakitnya.

“Ketika beberapa saat yang lalu, ada kalangan yang menuduh dan mencerca kami berdua, bahwa seolah sakitnya Ibu Ani itu hanya jadi alasan buat SBY untuk tidak berkampanye, saya sungguh bersedih, dan Ibu Ani harus meneteskan air mata mendengarnya,” katanya.

Melalui video tersebut, SBY juga menceritakan bahwa istrinya telah menjalani perawatan intensif selama 4 bulan di National University Hospital (NUH) di Singapura. Semenjak itu juga SBY harus selalu mendampingi Ibu Ani dan tidak bisa maksimal melakukan kampanye untuk partainya selama Pemilu 2019.

“Saya dan Ibu Ani tidak bisa ikut berpartisipasi dan memimpin langsung kampanye Partai Demokrat, sebagaimana yang kami berdua lakukan sejak Pemilu 2004 dan Pemilu 2009, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden & wakil presiden,” paparnya.

Sebelumnya, akibat kasus yang sama Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean juga marah besar ketika mengetahui Ani Yudhoyono di-bully netizen yang disebutnya ‘buzzer setan gundul’. Hal tersebut langsung membuatnya memutuskan untuk keluar dan berhenti mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno per hari ini.

Langkah yang sama juga dilakukan oleh Ketua DPP PD, Jansen Sitindaon. Ia keluar dari BPN Prabowo-Sandi karena tidak terima Ibu Ani di bully. Ia mengaku sudah menganggap Ibu Ani seperti ibu sendiri.

Irma El-Mira Husbuyanti ; Yogyakarta ; [email protected] ; Penulis Buku : The Secret Way of Choosing, Jatuh Bangun Mark Zuckerberg, Jatuh Bangun Jack Ma, Jatuh Bangun Jeff Bezos.
Irma El-Mira on InstagramIrma El-Mira on Twitter

Beri Komentar

Continue Reading

Trending