Dituding Setengah Hati Hinggu Diusir Dari Koalisi Prabowo-Sandi, Demokrat Akhirnya Buka Suara!

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Pernyataan Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Puyuono, yang meminta Partai Demokrat untuk keluar dari Koalisi Adil Makmur karena dianggap tidak sejalan dengan koalisi Prabowo-Sandi membuat Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akhirnya buka suara.

AHY justru mengku tidak mengerti mengapa Waketum Gerindra tersebut berkomentar seperti itu. Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Partai Demokrat justru tengah sibuk memonitor hasil penghitungan suara, baik Pilpres ataupun Pileg.

Read More

Namun, AHY tetap tak mau berkomentar banyak. Ia menyebut pernyataan Waketum Gerindra tersebut adalah sebuah fitnah yang tidak perlu direspon.

“Saya tidak ingin di bulan suci Ramadhan ini yang seharusnya kita semua pandai menjaga lisan dan hati. Saya tidak akan mengomentari fitnah tersebut. Yang jelas sudah dibantah juga. Saya juga ingin menjaga suasana hari ini selalu positif. Saya tidak terlalu juga berurusan komentar seperti itu,” ujar AHY, dikutip dari Kumparan.com.

Selain AHY, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin juga turut berkomentar mengenai tindakan-tindakan yang dilakukan oleh calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

Ia mengaku bahwa ia tidak paham dengan sikap Prabowo-Sandiaga yang tak ingin melakukan gugatan ke MK dengan alasan tidak percaya dengan lembaga tersebut.

“Tidak percaya kepada lembaga yang ditunjuk konsitusi untuk menyelesaikan hasil pemilu di mana MK di dalamnya, itu yang saya kurang paham ya,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Meskipun begitu, Amir mengaku tidak masalah apabila Prabowo akan menolak hasil perhitungan suara dari KPU, sepanjang hal itu tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kalau ingin mempertahankan sikap seperti itu, sepanjang tidak berimbas kepada ketertiban umum saya kira tidak masalah,” pungkasnya

Related posts