Connect with us

Smartnews

Didakwa Lakukan Pembunuhan, Inilah Sosok Penembak Brutal di Masjid New Zealand

Okti Sulisnia

Published

on

https://news.detik.com

GIRLISME.COM – Penembakan brutal telah terjadi di dua masjid di Kota Christchurch, New Zealand (Selandia Baru). Penembakan tersebut terjadi saat para jamaah masjid tengah melakukan sholat Jum’at.

Masjid An-Nur diketahui sebagai pusat ibadah dan sosial komunitas Muslim di negara bagian New Zealand itu. Alamatnya di Jl Deans Avenue No 101, Christchurch, New Zealand, sekitar 50 meter dari taman kota Christchurch, Hegley Park.

Menurut KBRI Wellington, hingga saat ini ada 49 orang tewas, terdiri atas 41 orang di Masjid Al Noor, 7 orang di Masjid Linwood, dan seorang lagi tewas saat dirawat di RS pascapenembakan. Selain itu, ada puluhan orang yang masih dirawat di rumah sakit akibat peristiwa tersebut.

Hingga berita ini ditulis, kabarnya jumlah korban dilaporkan terus bertambah.  Sebagian besar korban kini dirawat di rumah sakit. Mereka terluka satu hingga dua tembakan.

https://www.voaindonesia.com

Saat ini, polisi melaporkan sudah menangkap tiga palaku, dua pria dan satu wanita. Diduga keduanya punya hubungan emosional yang kuat. Seorang pria bersenjata mengidentifikasi dirinya sebagai “Brenton Tarrant” adalah pria kulit putih, kelahiran Australia berusia 28 tahun.

Pelaku ditangkap sekitar 30 menit setelah kejadian di kawasan Sydneyham, Jalan Brougham, sekitar 3,4 km dari tempat kejadian perkara. Pelaku diketahui menggunakan minivan putih dengan dua senjata laras panjang di kursi depan. Kemudian, di kabin bagasi belakang juga ditemukan dua senjata mesin laras panjang dan magasen.

SHM melaporkan bahwa pelaku merekam sendiri aksi pembunuhan massal itu dengan menggunakan kamera GoPro yang menempel di penutup kepalanya. Dia bahkan dan livestreming di akun media sosialnya.

Saat ini, pelaku terlihat mengenakan borgol dan pakaian tahanan berwarna putih. Eks instruktur kebugaran kelahiran Australia itu duduk tanpa ekspresi saat hakim membacakan tuduhan kepadanya. Kabarnya, pelaku didakwa dengan tuduhan pembunuhan dan disebut tidak meminta jaminan dan ditahan sampai pengadilan berikutnya dijadwalkan pada 5 April.

Okti Sulisnia
Content Writer, Books Enthusiast, Public Relations

Beri Komentar

Trending