Bukan Karena Lawang Sewu Saja, Ternyata 3 Kuliner khas Semarang Ini yang Membuatmu Ingin Balik Lagi ke Kota Ini!

  • Whatsapp

Berbicara tentang kuliner di Indonesia memang tidak ada matinya. Keberagaman budaya menjadikan tiap kota punya ciri khas kuliner yang berbeda. Dari cemilan, minuman, sampe makanan berat pasti setiap kota di Indonesia punya cita rasa nya masing-masing.

Nah, kali ini kita akan menjelajahi ragam rasa yang bisa ditawarkan Semarang. Ibu kota Jawa Tengah ini tak hanya terkenal dengan Lawang Sewunya saja, lho. Dari yang klasik seperti loenpia dan wingko babad hingga yang belum tentu kamu tahu seperti es cong lik, ada banyak harta karun kuliner yang menunggumu di kota ini. Wah apa saja ya? Yuk cuss

Read More

  1. Lunpia Semarang, Dijamin kamu bakal ketagihan di setiap gigitannya!

copyright by www.boldsky.com

Kuliner Semarang yang terkenal ini merupakan kuliner khas peranakan Cina, tapi telah lekat sekali di kepala kita ya bahwa lunpia merupakan makanan khas Semarang. Ada banyak warung yang menjual lunpia di Semarang, tapi hanya 4 warung saja nih SmartGirl yang menawarkan lunpia yang makyus.

Lunpia Gang Lombok adalah toko lunpia paling tua di seluruh kota. Ya, gara-gara toko inilah jajanan yang awalnya berasal dari tradisi Tionghoa ini sekarang menjadi ciri khas Semarang. Di warung lunpia ini, kamu bisa memilih lunpia basah atau lunpia goreng. Kulit lunpianya terasa lembut di mulut, dipadu dengan isian rebung muda, udang, dan telur yang pas dan tidak berbau amis. Tidak lupa ada saus tauco, daun bawang segar, dan cabe rawit untuk menemanimu makan.

  1. Tahu Gimbal, Makanan Khas Semarang yang Wajib Kamu coba!

copyright by bobo.grid.id

Tahu Gimbal merupakan salah satu menu khas Semarang paling dikenal. Karena itu tidak lengkap rasanya jika wisata ke Semarang tanpa menyantap menu ini. Memang sebagai menu khas tentu tidak sulit untuk mencari menu yang satu ini. Berbagai tempat baik di kaki lima maupun di restoran ada yang menawarkan menu ini. Soal rasa, tentu selera tiap orang bisa berbeda, mana menu yang enak masing-masing bisa punya pendapat sendiri. Nah dimana sih warung tahu gimbal yang enak?

Warung Tahu Gimbal Lumayan, orang juga sering menyebut tempat ini dengan nama Tahu Gimbal Semarang Pak Man atau Tahu Gimbal Plampitan. Disebut Tahu Gimbal Plampitan karena letaknya di Jalan Plampitan Semarang. Lokasinya berada di tengah kota, sekitar 5 menit dari Simpang Lima, dan cukup berjalan kaki jika ingin ke kawasan Pecinan Semarang.

Warung Tahu Gimbal Lumayan bisa dibilang cukup kecil sebagai salah satu tempat kuliner favorit, kapasitasnya hanya muat untuk sekitar 10 orang. Maka jika Anda mengunjungi tempat ini, siapkan diri untuk antre menunggu tempat, bergantian dengan pengunjung yang telah selesai makan. Setiap hari warung ini buka dari pukul 11.00 hingga menu yang disediakan habis. Karena itu sebaiknya lebih awal atau di waktu makan siang agar tidak kehabisan.

Keunggulan dari Tahu Gimbal Pak Man ini terletak pada penyajian porsinya yang cukup banyak, serta dengan gimbal yang udangnya besar-besar. Dengan dominasi rasa udang, tentu cita rasa tahu gimbal di sini cukup kuat, apalagi bagi penggemar udang. Untuk harganya, karena porsinya cukup besar, bisa dibilang lebih mahal dari tempat lain, tapi masih terjangkau dan sesuai dengan porsinya.

  1. Jangan Lupa beli Bandeng presto untuk Oleh-oleh orang rumah!

copyright by pegipegi.com

Terbentang dari Sabang hingga Merauke, Indonesia menyimpan segudang keunikan yang tidak ada habisnya untuk dieksplorasi. Keunikan inilah yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan mancanegara untuk datang berkunjung.

Pastinya dong setiap berkunjung ke suatu tempat, ngga afdol rasanya kalau belum membawa oleh oleh khas tempat yang kita kunjungi. Nah bandeng presto adalah pilihan tepat yang wajib kamu bawa sebagai oleh-oleh dari Semarang!

Bandeng presto yang pertama ini bisa kamu dapatkan di Jalan Pandanaran No.53 Randusari, Semarang Selatan. Ada beberapa olahan bandeng di sini, mulai dari bandeng duri lunak seharga Rp85.000-an per kilonya, kemudian Bandeng Duri Lunak Vacum yang dibanderol dengan harga Rp106.000-an per kilonya, lalu ada juga Bandeng Duri Lunak Pepes seharga Rp 85.000-an per kilonya, dan satu lagi yaitu Bandeng Crispy seharga Rp57.000-an per kilonya. Jenis kemasan bandengnya pun beragam tergantung daya tahannya. Kemasan biasa bisa tahan 2 hari di luar lemari pendingin dan tahan 1 minggu di dalam lemari pendingin. Sedangkan kemasan vacum bisa bertahan seminggu di luar lemari pendingin dan sebulan di dalam lemari pendingin. Jenis yang terakhir ini cocok buat kamu yang hobi traveling.

Related posts