Berniat Tolak Bala, Satu Keluarga Malah Kena Batunya !

  • Whatsapp

Banyak hal-hal mistis yang berkaitan dengan menolak bala. Hal ini dilakukan oleh masyarakat dengan kepercayaan lama mereka, biasanya hal ini dilakukan turun temurun dan menjadi tradisi yang tidak bisa ditinggalkan karena sudah melekat. Kalau keluarga smartgirl gimana? pernah mengalami hal seperti itu kah? atau sedang terjebak dalam lika-liku kemistisan yang ada didalam keluarga?

1. Menolak Bala dengan Ritual Tertentu

Ada yang rumahnya diberi padi dibagian atap? atau didepan pintu? Nah mungkin orang tua sedang berniat untuk menolak bala.

Read More

Tidak dapat dipungkiri memang bahwa pemikiran orang tua biasanya saklek atau tidak dapat diganggu gugat lagi jika itu berkaitan dengan kepercayaan. Hal ini mungkin terkadang membuat smartgirl bingung karena apa yang dilakukan orang tua tidak masuk akal dan cenderung mistis. Padahal menolak bala bisa saja dilakukan dengan hal yang lebih realistis dan logis.

2. Melogiskan Bala

Secara teori Bala artinya bencana, bila dipikirkan secara logis bencana ini tidak ada yang bisa memperkirakan akan terjadi kapan, dimana, dan untuk siapa saja. Jadi, Bala ini bisa terjadi kapanpun dimananpun dan oleh siapapun. Konsep bala yang bisa terjadi sewaktu-waktu ini menjadi kekhawatiran bagi masyarakat sehingga masyarakat menciptakan pemikiran-pemikiran untuk menolak bala.

Masyarakat jaman dulu, memikirkan bala terjadi karena kemarahan arwah-arwah, roh-roh, jin-jin, atau setan-setan kepada manusia. Konsep tersebut akhirnya melahirkan ritual-ritual tolak bala yang sekarang menjamur di masyarakat. Namun, makin lama masyarakat sudah cerdas, ada yang percaya cara menolak bala dengan ritual manjur ada juga yang percaya bahwa melakukan ritual hanya akan membawa petaka karena bertentangan dengan ajaran agama.

3. Mempersiapkan Diri Bila Si “Bala” Datang

Hal yang perlu kita siapkan dalam menghadapi bala ini adalah kesiapan diri kita masing-masing contohnya mendekatkan diri kepada Tuhan dan mengamalkan ajarannya aar kita selalu dijaga-Nya. Bentuk kesiapan yang lainnya seperti apa? Nah gini smartgirl jaman sekarang itu udah jaman yang maju banget kan, kita bisa mempersiapkan asuransi kesehatan, mobil, rumah, jiwa, dan lainnya. Jadi, jika sewaktu-waktu ada bala yang datang maka kita sudah “SIAP” untuk menghadapinya.

4. Jangan Sampai Satu Keluarga Kena Batunya

Memang persoalan menjelaskan kepada orang tua terkait keyakinan kita yang berbeda itu sulit sekali. Orang tua sudah terbiasa dengan ajaran nenek moyang yang melekat dengan kesehariannya semasa hidup. Tapi, nggak papa kok smartgirl semua memang butuh proses. Untuk menjelaskan dan membuat orang tua mengerti.

Yang perlu smartgirl lakukan adalah meyakinkan mereka bahwa didunia ini ada yang namanya kepasrahan kepada Tuhan. Apapun itu Tuhan sudah mengatur jalan hidup hamba-hambaNya. Dan, yakinlah jalan hidup yang ditakdirkan Tuhan adalah yang terbaik. Jangan sampai, keluarga malah menerima azab karena tidak percaya dengan ajaran Tuhan.

Semoga Bermanfaat 🙂

Related posts