Berita Politik Terbaru! Jokowi-Ma’ruf Jadi Pemenang Pilpres 2019 Hingga Prabowo Jadi Terlapor Kasus Makar!

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Menjelang 22 Mei, berita politik yang berkembang semakin menarik perhatian publik. Salah satunya adalah penetapan pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, sebagai pemenang Pemilihan Presiden 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal tersebut disampaikan KPU dalam rapat pleno yang diadakan di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/5) dini hari. KPU menetapkan Jokowi-Ma’ruf sebagai pemenang dengan jumlah perolehan suara sebesar 85.607.362 suara, sedangkan untuk pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, meraih 68.650.239 suara.

Read More

Perolehan suara tersebut adalah hasil rekapitulasi dari 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PLN).

Disamping itu, pada hari yang sama, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, ditetapkan sebagai salah satu terlapor dalam kasus makar Eggi Sudjana oleh Polda Metro Jaya.

SPDP perkara dugaan makar. (Dok. Istimewa)

Pihak Polda Metro jaya sudah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada 17 Mei, terkait dugaan makar yang dituduhkan kepada Prabowo selaku terlapor dibuat pada 19 April lalu.

Isi salinan SPDP tersebut adalah soal pasal yang dituduhkan adalah pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 junto pasal 87 dan atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1/1946.

Pihak penyidik mengatakan bahwa Prabowo dan Eggi sudjana bersama-sama diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat, dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap.

Kabar tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menerima dan sedang mengkaji SPDP tersebut.

“Kami sudah terima, dikirim tadi pukul 01.30 WIB. Salinan itu akan kami pelajari dan kaji lebih dalam untuk kemudian memutuskan langkah-langkah yang diambil atas SPDP yang kami terima tersebut,” kata Dasco melalui sambungan telepon, Selasa (21/5), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Related posts