Connect with us

Katamama

Anak Kamu Perempuan? Ih Siap-siap Aja Kena Sial, Perempuan Hebat Itu Kalau Bisa Melahirkan Anak Laki-laki…

Syifa R Dewi

Published

on

Ilustrasi by Amalia Tri Hapsari

Aturan zaman dahulu membuat kaum perempuan banyak terkekang. Pemikiran perempuan selalu tempatnya di belakang, perempuan tidak boleh sekolah tinggi, perempuan tidak boleh keluar larut malam, dan lainnya membuat kaum perempuan merasa dinomer duakan.

Smartgirl termasuk yang keluarganya menerapkan aturan seperti itu nggak? YUK kita kulik bareng ada apa sih dibalik cerita perempuan yang posisinya selalu nomer dua.

1. Anak Perempuan Pembawa Sial

Ada rumor mengatakan masyarakat zaman dahulu mempercayai legenda yang mengatakan jika melahirkan anak perempuan maka ia dan keluarganya akan mengalami kesialan.

Ini menyebabkan banyak orang zaman dahulu yang membunuh bayi-bayi perempuan karena takut kena sial.

2. Ibu Lebih Cinta Anak Laki-laki

Karena rumor perempuan yang membawa sial, seorang Ibu di zaman dahulu memiliki pemikiran bila Ia dapat melahirkan anak laki-laki maka hidupnya akan dipenuhi keberuntungan.

Kemudian, kehadiran anak laki-laki dalam keluarga akan dirajakan dan anak perempuan di keluarganya selalu jadi nomer dua yang tidak penting.

3. Anak Laki-laki Adalah Raja

Karena semua perhatian keluarga tercurah pada anak laki-laki maka Ia adalah simbol raja dalam keluargaya, ini meliputi Ayah, kakak, maupun adik.

Kehadiran anak laki-laki pada saat itu sebenarnya membuat kondisi psikis anak perempuan dalam keluarga menjadi tidak baik.

Mereka bertanya-tanya kenapa mereka harus dinomer duakan? kenapa tidak boleh sekolah tinggi? kenapa hanya boleh di dapur? kenapa tidak memiliki kesempatan yang sama dengan anak laki-laki?

Sebenarnya, secara logika, setiap manusia memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam hal apapun. Namun tanpa sadar masyarakat kita banyak memberi batasan sendiri, sehingga batasan-batasan itu akhirnya mengikat banyak hal dalam kehidupan kita.

Legenda anak perempuan membawa sial itu bisa dipatahkan dengan banyak keluarga yang bahagia memiliki anak perempuan bahkan anak perempuan juga bisa membawa kebanggaan bagi keluarganya.

Tidak realistis bila hanya laki-laki yang bisa menjadi Raja, perempuan pun bisa menjadi Ratu yang memiliki porsi yang sama.

Kalau menurut smartgirl pandangan perempuan masa kini itu gimana sih? Like Share Comment ya 🙂

Syifa R Dewi
Yogyakarta; [email protected]; Repoter; Content Writer; Announcer
Syifa R Dewi on Instagram
[jr_instagram id="2"]

Beri Komentar

Trending