Dua Kali Menuai Respon Keras, Geert Wilders Kembali Adakan Kontes Lomba Menggambar Karikatur Nabi Muhammad

  • Whatsapp

GIRLISME.COM –  Partai anti-imigran di Belanda, yaitu Partai Kebebasan telah menggelar lomba menggambar karikatur Nabi Muhammad.

Partai tersebut dipimpin oleh Geert Wilders yang dikenal sebagai anti-imigran dan anti-Islam. Wilders yang kerap menuai kecaman akibat pernyataan anti-Islamnya tersebut mengumumkan bahwa partainya akan menggelar kompetisi di kantornya yang terletak di Parlemen Belanda, pada Selasa (12/6).

Read More

Dalam sebuah pernyataannya, Wilders menyebut lomba tersebut digelar untuk membela kebebasan berpendapat di Negeri Kincir Angin itu. Menurutnya, kebebasan di Belanda terancam oleh sikap umat Muslim.

“Kebebasan berbicara terancam, terutama bagi para kritikus Islam. Kita seharusnya tidak pernah menerima itu. Kebebasan berbicara adalah kebebasan kita yang paling penting,” kata Wilders pada Rabu (13/06).

Partai Kebebasan mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mengadakan lomba tersebut di kantor mereka yang berada di gedung Parlemen Belanda. Mereka juga menyatakan telah mendapat lampu hijau dari otoritas keamanan.

“Badan kontra-terorisme Belanda, NCTV, telah memberi lampu hijau untuk inisiatif itu,” ungkap partai tersebut.

Sebelumnya, pada tahun 2015 kartun yang menggambarkan karikatur Nabi Muhammad telah memicu respons keras dari umat muslim di seluruh dunia.

Hal tersebut membuat 12 staf media Perancis, Charlie Hebdo, ditembak mati karena telah mempublikasikan gambar karikatur Nabi Muhammad yang dianggap menghina Islam.

Kemudian pada 2005, puluhan gambar karikatur Nabi Muhammad yang diterbitkan sebuah koran Denmark memicu aksi protes di seluruh dunia.

Partai Kebebasan Belanda yang dipimpin Wilders terdongkrak posisinya, dari partai yang tak pernah diperhitungkan menjadi partai terbesar kedua di Parlemen setelah pemilu Maret lalu.

Dalam kampanyenya, Wilders menyuarakan agar Belanda tidak lagi menerima imigran atau pencari suaka dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. Wilders juga mengkampanyekan anti-jilbab di tempat umum, bahkan melarang ucapan khas muslim yang dianggap melanggar ketertiban umum.
Dia juga menjanjikan untuk melarang Al-Qur’an, menutup masjid-masjid serta sekolah-sekolah Islam. Wilders dalam kampanyenya juga menginginkan agar Belanda keluar dari Uni Eropa.

“Kebebasan berbicara terancam, terutama bagi para kritikus Islam,” kata Wilders dalam sebuah pernyataan yang dilansir situs berita Israel, Haaretz. “Kita seharusnya tidak pernah menerima itu. Kebebasan berbicara adalah kebebasan kita yang paling penting.”

Kabarnya, seorang kartunis asal Amerika, Bosch Fawstin, yang merupakan pemenang lomba karikatur Nabi Muhammad di Garland, Texas, pada Mei 2015 dipilih menjadi juri dalam lomba tersebut.

Menurut kamu gimana nih Smartgirl dengan aksi Partai Kebebasan tersebut?

BACA JUGA :  Rayakan 10 Tahun Berkarya, Bastian Steel Akan Gelar Konser dan Hadirkan Nuansa Berbeda di Single Barunya

Related posts