Jumlah Pemudik Meningkat, Kapolri Sarankan Masyarakat Tidak Mudik Pada Tanggal Ini

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Awalnya, puncak arus mudik 2018 diperkirakan hanya akan terjadi pada 12 dan 13 Juni. Namun kenyataannya pada tanggal 8 dan 9 Juni yang lalu juga menjadi puncak arus mudik 2018. Sehingga mudik tahun ini terbagi menjadi dua gelombang puncak arus mudik.

Jumlah pemudik tahun ini juga diperkirakan meningkat tajam. Sehingga Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghimbau agar masyarakat menghindari rencana mudik pada tanggal-tanggal tersebut.

Read More

“Yang kami anggap rawan macet pada Jumat-Minggu kalau serempak pulang mudik. Jadi daripada macet di jalan, lebih baik ditunda mudiknya mulai 11 Juni. Hindari penumpukan di satu atau dua hari,” ujarnya.

https://harianhaluan.com

Selain menunda jadwal, Tito juga menyarankan para pemudik untuk menggunakan aplikasi yang menyediakan informasi terkait titik-titik rawan macet. Dengan begitu, mereka bisa menghindari titik tersebut selama perjalanan.

Selain itu Tito juga menghimbau pemudik untuk melakukan pengecekan kendaraan secara teknis, yaitu dengan memeriksa kendaraan agar dalam kondisi prima sebelum perjalanan.

“Cek kendaraan masing-masing, penuhi tangki BBM,” ucapnya.

Di sisi lain, Tito optimistis arus mudik dan balik Idulfitri tahun ini akan lebih lancar dan nyaman dibandingkan sebelumnya. Terlebih sejumlah ruas tol trans Jawa sudah bisa dipergunakan walaupun baru sebatas fungsional.

“Apalagi 13 Juni 2018 pembangunan Jembatan Kali Kutoo (tol Batang-Semarang) bisa selesai dan dilaluim jadi tambah lancar,” tutur Tito.

Sementara itu Kementerian Kesehatan juga telah menyiapkan hampir 4.000 fasilitas kesehatan bagi pemudik tahun ini.

BACA JUGA :  Meski Jadi Menantu Presiden, Harga Outfit Selvi Ananda Ternyata Ramah Banget di Kantong! Intip Yuk??

“Total jumlah fasilitas kesehatan 3.910 yang terdiri dari 923 pos kesehatan, 2.231 puskesmas, 375 rumah sakit, 207 kantor kesehatan pelabuhan dan 174 Public Service Center (PSC) 119,” ujar Menteri Kesehatan Nila Moeloek.

Nila mengatakan, jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 84 faskes dibandingkan tahun lalu.

“Kalau terjadi masalah kesehatan darurat saat mudik, segera hubungi 119,” ujarnya.

Di sisi lain, Nilai menegaskan bahwa pihaknya juga sudah mengirim surat edaran untuk kepala daerah agar membentuk tim penyelenggara kesehatan di wilayah masing-masing. Para gubernur diminta untuk mengoordinasikan hal tersebut dengan para bupati/wali kota.

Kepada para pemudik, Nina menghimbau untuk tidak memaksakan diri saat di jalan. Jika terasa lelah, pemudik sebaiknya beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

“Untuk roda dua disarankan beristirahat setiap dua jam, sedangkan pengemudi roda empat beristirahat setiap sempat jam perjalanan. Gunakan waktu istirahat minimal 15 menit,” kata Nila.

Nah Smartgirl, kalau kamu menyiapkan apa aja nih buat mudik tahun ini?

Related posts