Briptu Rachel, Perempuan Satu-satunya di Tim Penyerbu Teroris Mako Brimob

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Penyerangan yang terjadi di Markas Komando (Mako) Brimob pada Selasa (8/5/2018) malam hingga Rabu (9/5/2018) dini hari lalu, menarik perhatian banyak pihak. Kejadian tersebut menelan 10 korban, lima diantaranya meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Namun dibalik  kejadian mencekam tersebut, perhatian masyarakat tertuju pada seorang perempuan yang ikut mengamankan jalannya evakuasi 155 narapidana teroris (napiter) di Depok, Jawa Barat.

Read More

Sosok perempuan tersebut adalah Briptu Christeel Racheltania Philip.

http://www.tribunnews.com

Briptu Rachel menjadi sorotan lantaran berparas yang cantik dan memiliki hobi yang tidak biasa dilakukan oleh perempuan, yaitu hobi olahraga ekstrem ketika tak bertugas.

Olahraga ekstrem tersebut adalah olahraga otomotif Grasstrack dengan menunggangi sepeda motor dirt bike jenis Satria FU modifikasi miliknya. Briptu Rachel mengaku menyukai hobi tersebut sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Kalau hobi motor itu senang sejak masih sekolah, tepatnya semasa SMP. Memang sudah jiwanya suka Grasstrack. Tapi sekarang mulai jarang,” jelas Briptu Rachel.

Selain olahraga otomotif Grasstrack, Briptu Rachel juga menekuni aktivitas terjun payung. Pengalaman terjun payung tersebut telah dilakukan di berbagai wilayah seperti Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku Utara.

Sebelumnya, Briptu Rachel adalah siswi lulusan Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) tahun 2009.

“Lulus Sepolwan tahun 2009 sebagai bintara dan di tahun itu juga pilih (kesatuan) Gegana. Kalau pilihan masuk polisi memang sudah cita-cita dan orangtua sangat mendukung saya jadi polisi,” tandasnya.

BACA JUGA :  Telinga Kamu Kotor dan Gatel? Jangan Pake Cotton Bud Bersihinnya! Ini lho Cara Yang Aman Bersihkan Telingamu!

Kecintaannya terhadap profesinya tersebut membuat Briptu Rachel mengukir beberapa prestasi, salah satunya adalah mengikuti misi kemanusiaan ke Jeddah, Arab Saudi dalam rangka penjemputan tenaga kerja Indonesia (TKI) overstay, pada 2011 silam.

“Penugasan paling jauh itu pernah ke Jeddah, misi kemanusiaan membantu penjemputan TKI dan anak-anaknya dengan beberapa instansi (seperti) BNP2TKI, TNI, Imigrasi. Perjalanan panjang 11 hari dengan Kapal Pelni KM Labobar,” papar Briptu Christeel bercerita.

Ia juga menjadi Polwan Brimob pertama yang mengikuti latihan antiteror di Amerika.

Wah, komentar kamu gimana nih Smartgirl tentang Briptu Rachel?

Related posts