Tampil Tanpa Kerudung, Putri Arab Saudi: Wanita yang Tidak Berkerudung Bukanlah Masyarakat Kelas Dua

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Putri cantik asal Arab Saudi, Putri Ameerah binti Aidan bin Nayef Al-Taweel atau Putri Ameerah Al Taweel, tengah menjadi perbincangan karena tidak memakai kerudung layaknya perempuan Arab Saudi pada umumnya.

Putri asal Arab Saudi tersebut pernah datang ke Indonesia bersama rombongan Raja Salman pada Maret 2017 lalu.

Read More

Putri Ameerah adalah istri Pangeran Al Waleed bin Talal bin Abdulaziz al Saud (Pangeran Al Waleed) yang merupakan keponakan dari Raja Arab Saudi, Raja Abdullah bin Abdul Aziz, yang memerintah sejak tahun 2005.

Ia dikenal sebagai sosok wanita yang gigih memperjuangan hak-hak wanita agar setara dengan pria di Arab Saudi. Ia berjuang agar wanita memiliki suara dan tak hanya diam di rumah.

Putri Ameerah Al Taweel pernah menjadi narasumber dalam sebuah acara di Abu Dhabi pada November 2014 lalu. Dalam acara tersebut, Putri Ameerah tak mengenakan kerudung. Padahal, selama ini cara berbusana wanita Arab diawasi oleh Mutaween yang berada di bawah Committee for the Promotion of Virtue and the Prevention of Vice.

Ketika ditanya mengenai alasannya tidak berkerudung, Putri Ameerah mengatakan bahwa ia nyaman dengan penampilannya tersebut.

“Penampilan seseorang bukanlah pesan tersembunyi yang harus dipecahkan oleh orang lain. Inilah aku dengan apa yang membuatku nyaman tanpa mengurangi nilai kesopanan berbusana. Dan jika ada wanita di Saudi yang ingin tampil tanpa cadar sesuai dengan generasinya, itu adalah pilihan. Generasi tempat kami tumbuh sekarang sudah tidak sama lagi dengan generasi dulu. Ini adalah generasi yang sekarang,” jelasnya.

BACA JUGA :  Casual dan Trendy! Ini 4 Gaya Vanesha Prescilla 'Milea' yang Kudu Banget Kamu Intip!

Putri Ameerah mengatakan bahwa wanita Saudi yang tidak berkerudung bukanlah masyarakat kelas dua dan tidak akan menjadi warga terbelakang.

”Mungkin aturannya saja yang terbelakang, tapi itu bukan kami. Jika sebuah aturan sudah tidak sesuai zamannya, tentu sah-sah saja jika ada kaum muda yang ingin berubah. Kami masyarakat terpelajar. Kami sangat menghormati keluarga, kami pengusaha, pebisnis dan pemimpin sosial,” katanya.

Smartgirl, kamu setuju nggak dengan pendapat Putri Ameerah?

Related posts