Gempa Bumi 5,8 SR Mengguncang Bali

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Gempa bumi bermagnitudo 5,8 sempat menghebohkan masyarakat di Bali pada Kamis (26/4) pukul 16.54 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan lokasi pusat gempa berada di koordinat 7.54 LS dan 115.58 BT, tepatnya di laut sekitar 89 km ke arah timur laut dari Karangasem, Bali. Pusat gempa berada di kedalaman 366 km. Gempa dirasakan di sekitar kawasan Nusa Dua, Kuta, Karangasem, dan Gianyar serta terasa pula hingga Mataram.

Read More

https://regional.kompas.com

Apabila ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut merupakan jenis gempa bumi dalam. Hal ini diakibatkan aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup di bawah lempeng Eurasia di utara Pulau Bali.

Berdasarkan hasil analisis BMKG yang menunjukkan bahwa gempa bumi di lokasi tersebut dibangkitkan oleh aktivitas sesar geser mendatar (strike-slip fault).

Getaran gempa sangat terasa di lantai 3 redaksi Tribun Bali di Jalan By Pass Prof Ida Bagus Mantra No 88 A, Ketewel, Gianyar, Bali. Beberapa karyawan terlihat keluar dari ruangan masing-masing karena gempa tersebut.

Namun sejauh ini, guncangan tersebut belum menimbulkan kerusakan.

Selain itu, seorang tamu hotel di kawasan Nusa Dua yang bernama Nesya mengaku merasakan goyangan saat berada di lantai 1 hotel. Namun dia tak menyangka itu adaalah gempa karena terasa sangat singkat. “Saya kira kaki teman saya yang goyang-goyang,” tuturnya.

Sebelumnya, Pada Maret 2018 juga diketahui sempat terjadi gempa yang berpusat di wilayah Karangasem. Berdasarkan rilis BMKG Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III Denpasar, Rabu (21/3) pukul 19:12 Wita, beberapa wilayah di Kabupaten Karangasem diguncang gempa bumi tektonik.

BACA JUGA :  Nggak Ngebahas Pernikahan, Bukan Berarti Nggak Mau Nikah Lho Yaa. Ini Dia Alasan yang Bikin Cewek Cenderung Ogah Bahas-bahas Kawinan! Kamu Gini Nggak?

Hasil analisis BMKG Wilayah III Denpasar menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan 2,9 SR, dengan episenter pada koordinat 8,22 LS dan 115,51 BT, tepatnya pada jarak sekitar 14 km arah Barat Laut Karangasem dengan kedalaman 10 kilometer.

Kabarnya hingga Kamis (26/4) pukul 18.21 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Pemerintah menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum diketahui kebenarannya.

Kalau daerah kamu termasuk daerah yang sering gempa nggak sih, Smartgirl?

Related posts