Aksi Nekat Fans Taylor Swift, Mulai Dari Bobol Rumah Sampai Numpang Tidur Siang

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Sebuah kabar mengejutkan datang dari penyanyi internasional, Taylor Swift. Kediaman pelantun lagu Shake It Off tersebut dibobol oleh seorang penguntit pada Jumat (20/4).

Polisi yang menginvestigasi pembobolan tersebut mengaku terkejut karena menemukan seorang pria berusia 22 tahun, tengah tertidur di apartemen Swift di Tribeca. Selain tidur siang, pria tersebut juga dikabarkan sempat mandi di apartemen Swift.

Read More

Setelah dikonfirmasi, ternyata pria tersebut bernama Roger Alvarado. Petugas kepolisian pun langsung menahan Alvarado dengan tuduhan pembobolan, masuk ke rumah orang tanpa izin, menguntit dan kejahatan kriminal.

https://dailynews.news

Ini bukanlah kali pertama Alvarado melakukan hal tersebut. Kabarnya, pada 13 Februari lalu, pria tersebut juga ditahan di lokasi yang sama karena berupaya mendobrak pintu dengan sebuah sekop.

Kejadian semacam itu tampaknya bukan kali pertama bagi Taylor Swift. Pasalnya, dalam satu bulan ini artis pelantun lagu Everything Has Changed tersebut sudah tiga kali mengalami kejadian yang serupa.

Pada Rabu (18/4) lalu, seorang pria dicurigai menguntit di luar rumah Taylor Swift di kawasan hunian elite Beverly Hills. Pria tersebut diketahui adalah Julius Sandrock, 38 tahun. Sandrock ditahan saat para petugas kepolisian mengunjungi kediaman Swift tersebut. Dia terlihat mengenakan penutup wajah, sarung tangan karet dan membawa sebuah pisau di mobilnya.

“Ia berusaha memasuki rumah selebriti sambil mengenakan masker dan sarung tangan karet,” ujar laporan kepolisian.

BACA JUGA :  Yulianti Abbas, Peraih Penghargaan Government And Non Profit Section Outstanding Dissertation Award 2018 di Washington DC

Sebelumnya, Frank Andrew Hoover (39), seorang penguntit yang mengancam akan membunuh Swift dijatuhi hukuman masa percobaan selama 10 tahun.

‘”Nikmati aneurisma otak dan kematian”, bunyi pesan email Hoover pada keluarga Taylor Swift’,” ujar Jaksa setempat.

“Telah diputuskan bahwa kami akan mengakhiri semua Swift pada suatu hari karena saya tidak tahan dengan virus yang putri anda sebarkan”, lanjut isi pesan Hoover.

Aparat setempat dan penegak hukum saat ini masih memonitor kegiatan sehari-hari Hoover agar  yang menimpa Taylor Swift tidak terjadi lagi.

Sementara itu, hingga kini Taylor Swift masih belum berkomentar mengenai kabar tersebut. Pelantun hits Trouble tersebut diketahuisedang tidak berada di lokasi saat insiden terjadi.

Wah Smartgirl, kalau kamu suka sama seseorang, kamu bakal senekat itu juga nggak nih?

Related posts