Emang Bener Ngomong Sembarangan Bikin Kena Kutukan? Ini Bukti Pengalaman Seseorang Ngomong Sembarang dan Kena Kutukan! Awas Jangan Ditiru, Ntar kalau Udah Kejadian Dijamin Nyesel…

  • Whatsapp

Pedesaan identik dengan masih suburnya hutan-hutan dan masih asri suasananya. Orang-orang yang sudah lama tinggal di kota pasti menginginkan untuk tinggal dengan lingkungan yang damai dan asri. Itu kenapa banyak orang kota yang kemudian memilih menghabiskan mas atuanya di desa dan hidup sederhana.

Ada hal-hal yang orang kota lupa tentang pedesaan, biasanya tentang tata krama, adat-adat dan kebiasan masyarakat desa yang masih membumi tidak seperti orang kota. Sehingga bagi orang kota yang cenderung individualis, tidak penting mengetahui kebiasaan, adat, dan tata krama didesa. Inilah sebabnya ada beberapa orang kota yang belum terbiasa dengan adat desa menerima sambutan yang kurang baik oleh para ‘mahluk gaib’ penunggu desa..

Read More

1. Lagi diperjalanan antar desa satu ke desa yang lain eh ada yang nyeletuk “Nih Bau Apaan Sih Kok Kayak Ada Yang Bakar-bakar!”, Kebiasaan mengungkapkan apa saja yang ada di pikiran kita boleh-boleh aja tapi nggak disembarang tempat!

Yah.. namanya juga nggak tau cerita-cerita mistis dari penduduk desa wajar aja dong gue ngomong apa adanya kenapa malah pada nyumpahin! Kadang pikiran kayak gitu emang terlintas ya smartgirl, ada-ada aja yang berpikiran itu nggak boleh karena nanti menyinggung mahluk gaib yang tinggal di antara jalan-jalan itu. Tapi percaya nggak percaya sih ini ada beneran kejadiannya. Karena ngomong asal gitu (yang kita pikir simple) pulang selepas perjalanan semua badan dia bengkak-bengkak dan merah ruam.

BACA JUGA :  Hutan Kalimantan Emang Indah Banget! Tapi Smartgirl Yakin Mau Masuk? Apalagi Setelah Tau Fakta Ini....

2. Ya kalau sakit tuh dibawanya ke dokter, diobatin dulu, nanti juga sembuh sendiri..

Karena bengkak-bengkak yang dialaminya, Ia langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Udah diobatin sama dokter tapi nggak sembuh-sembuh nih. Sampai dia merengek kesakitan karena nggak nyaman dengan bengkak-bengkak yang dialaminya. Beberapa masyarakat menyarankan untuk membawa pasien tersebut ke dukun terkenal didesa, karena masyarakat berpikir mungkin saja itu efek dari ‘bicara sembarangan di sembarang tempat juga’.

3. Ehhh beneran di bawa ke Mbah Dukun nih si Pasien Bengkak-Bengkak, Sembuh nggak ya kira-kira?

Mbah dukun yang di maksud masyarakat setempat ini sudah lumayan tua ya, bisa dibilang Ia adalah seorang nenek-nenek. Nenek itu pun berusaha untuk mengobati pasien dengan mengeluarkan bawang merah, putih , dan daun-daun yang dihaluskan. Kemudian sambil melumurkan itu ke pasien mulut nenek itu pun tidak berhenti berkomat-kamit kata-kata yang tidak dapat terdengar oleh si pasien. Usut punya usut kata si nenek, pasien ini habis dikencingin kuntilanak. Kenapa? karena saat di perjalanan dari desa ke desa dia ngomong sembarangan yang menyinggung mahluk gaibnya.

4. Fakta atau enggak sih? You have to know, ini nggak bercanda!

Awalnya gue pikir ini emang nggak masuk akal ya smartgirl, tapi kejadian itu beneran dialami oleh orang terdekat gue waktu dia tinggal di Bangka Belitung. Dia juga nggak percaya kenapa hal itu bisa terjadi sama dia, apalagi karena cuma bilang ‘duh ini ada bau bakar-bakar apa ya’. Tapi itu beneran terjadi dan karena dia nggak betah tinggal disana dia balik ke kota asalnya deh.

Ini bisa jadi pelajaran buat kita semua ya smartgirl, dimanapun kita berada harus tetep berhati-hati jaga kesopanan, tata krama, dan jaga bicara ditempat yang nggak kita tau sebelumnya. Kalau kamu punya cerita kayak gitu juga bisa share ya di Comment. Semoga bermanfaat 🙂

Related posts