Penyebab Stress Yang Ada Pada Manusia, Apakah Kamu Merasakan ?

Sumber : Suara.com

Masalah pada kesehatan mental yang kita alami bisa sangat berpengaruh pada kondisi fisik kita. Adanya permasalahan terutama berupa stres bisa sangat berdampak pada kondisi kita.

Ketika sedang stres, beberapa gejala yang muncul bisa sangat mudah dikenali. Salah satu yang kerap disadari oleh seseorang adalah sulitnya otak untuk fokus dan sulit tidur.

Gejala lain yang biasa muncul bisa berupa sakit di sekujur tubuh. Kondisi pikiran yang kusut ini membuat tubuh menjadi kaku sehingga timbul rasa pegal dan nyeri tersebut.

Walau terdapat gejala yang mudah dikenali, namun beberapa hal juga tanpa disadari bisa jadi pertanda munculnya stres. Dilansir dari Health24, berikut sejumlah hal yang ternyata berhubungan dengan stres yang kamu alami.

Suara Berdenging di Telinga

Munculnya denging di telinga atau tinnitus dapat menjadi pertanda munculnya stres di tubuh. Ketika kamu memang sudah memiliki tinnitus, mengalami stres bisa memperburuk gejala penyakit di telinga ini.

Dilansir  dari Alodokter.com, titanus terjadi jika terdengar suara-suara abnormal yang berasal dari dalam telinga, dan terdengar seperti berdengung, siulan atau suara bising mesin. Denging bisa segera hilang dengan sendirinya atau bertahan lama. Satu dari 100 orang yang mengalami tinnitus bahkan merasakan denging ini benar-benar mengganggu konsentrasi, menyebabkan masalah tidur sampai depresi.

Pelupa

Kesulitan mengingat hal-hal tertentu bisa jadi muncul karena stres yang kamu alami. Ketika sedang stres, sistem saraf tubuh manusia terpengaruh dan menyebabkan perubahan di otak yang menyebabkan terjadi masalah pada ingatan dan kecerdasan seseorang.

Kebiasaan buruk ini bisa membawa dampak yang kurang baik bagi kehidupan seseorang. Pada anak sekolah misalnya, ketika sering lupa maka akan turut mempengaruhi prestasi akademiknya karena tidak bisa mengingat materi pelajaran dengan baik.

Meningkatnya berat badan bisa terjadi karena stres, namun hal yang sebaliknya juga bisa terjadi. Ketika seseorang tengah stres, bisa terjadi kondisi dia melewatkan makan atau memilih makanan yang tak tepat.

Tiba-Tiba Mengalami Alergi

Baik munculnya bersin atau munculnya rasa sesak di dada, stres ternyata berhubungan dengan munculnya alergi secara tiba-tiba. Berdasar sebuah penelitian, alergi disebut sebagai penyakit yang mempengaruhi pikiran dan tubuh yang juga kerap dialami oleh seseorang dengan stres yang tinggi.

Ketika sistem imun bereaksi, efek samping yang bisa terjadi berupa reaksi alergi. Beberapa penyebab alergi dapat berasal dari makanan tertentu, obat-obatan, serbuk sari, gigitan serangga atau tungau, dan lainnya.

Alergi terjadi ketika seseorang mengalami paparan dari alergen yang dianggap berbahaya oleh tubuh, sehingga tubuh pun memproduksi antibodi. Setiap kali tubuh terpapar oleh alergen yang sama, produksi antibodi dapat meningkat, sehingga memicu keluarnya histamin yang mengakibatkan munculnya gejala alergi.

 Gigi Bergemeretak

Stres bisa membuat gigimu bergemeretak ketika tidur tanpa kamu sadari. Hal yang biasa disebut juga sebagai bruxism ini biasanya terjadi pada pria dibanding wanita terutama pada mahasiswa. Hal ini menyebabkan kamu mengalami rasa sakit di dagu ketika bangun tidur.

Bruxism adalah suatu kondisi saat seseorang menggertakkan, mengatupkan, menggesekkan, atau mengeratkan giginya. Ini bisa menimbulkan suara kertak gigi, seperti dahan patah atau lantai papan yang terinjak.

Pada awalnya, kasus gigi gemeretak tampak tidak berbahaya. Namun, lama-kelamaan kondisi ini bisa berdampak buruk pada gigi, otot rahang

Seseorang kerap kali luput menghubungkan sejumlah gejala tersebut dengan terjadinya stres. Ketika mengalami sejumlah masalah tersebut, penting untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan mental agar terhindar dari masalah yang lebih berat.

Berdasarkan waktu terjadinya kebiasaan ini, bruxism dapat dibedakan dalam dua jenis, yakni awake bruxism dan sleep bruxism.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.