Sejarah Emas Sebelum dan Sesudah Masehi, Cek Faktanya

Sumber : Kompas.com

Emas dijadikan aset dari masa ke masa karena emas tidak hanya sebagai perhiasan di tubuh saja.

Sebagai simbol kemewahan, emas memiliki sejarah dari masa ke masa lho.

Dikutip dari beberapa sumber, jika melihat catatan sejarah emas, belum diketahui secara jelas kapan dan dimana emas ditemukan.

Emas mengalami harga yang bisa naik turun tergantung harga pasar. Hal ini membuat emas menjadi obek investasi.

Menurut informasi, emas sudah ada sejak 40.000 SM yang ditemukan dalam bentuk pecahan di gua-gua di Spanyol. Namun proses peleburannya pertama kali baru dilakukan sekitar tahun 3600 SM.

Penasaran dengan sejarah emas ? Berikut fakta-fakta yang telah disajikan oleh Girlisme.

Berbagai literatur dan penemuan yang telah membuktikan bahwa emas adalah logam mulia yang mempunyai daya magis yang luar biasa. Tidak heran bila banyak yang berbondong-bondong membeli emas untuk dijadikan perhiasan di tubuh dan investasi masa depan.

Dengan ditemukannya revolusi industri dan penemuan-penemuan modern dalam hal penambangan khususnya penambangan emas menjadikan emas sebuah bahan tambang yang dapat dijadikan nilai tukar sebuah negara.

Sejarah Emas di Dunia Sebelum Masehi

Pada sejarah emas di Mesir, tercatat dalam sejarah sebagai negara yang pertama kali mengolah logam mulia emas. Pada saat itu para tahanan perang dan budak dipekerjakan di pertambangan untuk menjadikan logam sebagai komoditas.

Pada saat itu emas belum memiliki daya tawar untuk dijadikan nilai tukar resmi.  Kemudian memasuki era tahun 2600 SM, emas pertama kali dikenal sebagai perhiasan berharga. Penduduk Mesopotamia kuno (sekarang Republik Irak) menempa logam hasil pertambangan menjadi perhiasan-perhiasan.

Informasi lainnya menemukan bahwa peti mati Firaun dibalut dengan emas (1223 SM). Konstruksi yang menggunakan logam mulai ini juga ditemukan pada kuil kaum Yahudi di tahun 950 SM, saat ini dikenal sebagai Tembok Ratapan.

Koin emas baru disinyalir baru ada pada tahun 700 sebelum masehi yang pada saat itu digunakan sebagai mata uang menggantikan sistem barter. Raja Croesus dari Lidia kemudian menggunakan teknik pemurnian untuk menjadikannya sebagai mata uang yang diakui secara internasional.

Perkembangan Emas Setelah Tahun Masehi

Memasuki sejarah emas era tahun setelah masehi, Inggris menjadi tercatat sebagai negara yang pertama kali menggunakan Gold Standard.

Pada tahun  1854, Gold Standard merupakan sistem di mana negara menggunakan emas sebagai mata uang yang memiliki nilai.

Pada sejarah emas saat itu nilai tukar Gold Standard berdasarkan per ons yang disesuaikan dengan mata uang utama dunia.

Pada saat yang sama, negara-negara lain juga menggunakan perak sebagai mata uang mereka. Eksistensi emas sebagai mata uang terus berkembang hingga pecahnya Perang Dunia Pertama yang mulai diterbitkan uang kertas dari bank.

Sejak saat itu juga, koin emas diedarkan bersama dengan uang kertas dan koin logam dengan komposisi berbeda-beda setiap negara. Kemudian ketika memasuki era perang dunia kedua, Gold Standard mulai digantikan dengan mata uang internasional.

Sebelum tahun 1960-an, perekonomian dunia masih cukup stabil sampai setelah tahun tersebut ketegangan kembali muncul.

Amerika Serikat bahkan mengalami defisit neraca perdagangan hingga mengakibatkan stok emas di negara tersebut terkuras habis. Akibatnya di tahun 1961 sebanyak 8 negara mulai mengumpulkan cadangan emas mereka. Hal itu dilakukan agar dapat mempertahankan nilainya di patokan 35 dolar per ons sehingga dapat mencegah kenaikan harga.

Dilansir dari Liputan.com, Dengan berkembangnya teknologi dalam pertambangan, logam mulia ini semakin banyak dihasilkan oleh banyak perusahaan tambang.

Indonesia sendiri perusahaan tambang milik negara adalah PT Aneka Tambang atau biasa disingkat dengan Antam. Selain itu beberapa perusahaan dari luar negeri juga melakukan tambang dengan kontrak kerja khusus dengan pemerintah. Salah satunya yang terkenal adalah Freeport di Papua dan Martabe di Sumatera.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.