Setiap Negara Memiliki Bentuk Pemerintahan, Apa Saja ?

Sumber : kompas.com

Dalam sebuah negara, bentuk pemerintahan yang dimiliki berbeda-beda. Mulai dari monarki sampai demokrasi.

Setiap negara memutuskan untuk memilih bentuk pemerintahan yang paling sesuai dengan nilai sejarah dan geopolitik. Kali ini, kita akan membahas tentang berbagai jenis bentuk pemerintahan di dunia.

Secara umum, Bentuk negara menurut Aristoteles, filsuf asal Yunani membagi bentuk negara menjadi 6 jenis yang saling berbanding terbalik.

  1. Monarki atau kerajaan

termasuk bentuk pemerintahan tertua di dunia. Negara dipimpin oleh raja, kaisar, syah, atau ratu yang berganti secara turun temurun dan berlangsung seumur hidup. Contoh monarki: Inggris, Belanda, dan Brunei Darussalam. Monarki sendiri dibagi menjadi: Monarki mutlak (absolut), seluruh kekuasaan dan wewenang tidak terbatas (kekuasaan mutlak). Monarki Konstitusional, kekuasaan raja dibatasi oleh suatu konstitusi (UUD) Monarki Parlementer, ialah suatu monarki di mana terdapat suatu parlemen (DPR), para menteri, baik perseorangan maupun secara keseluruhan, bertanggung jawab sepenuhnya pada parlemen tersebut.

Monarki adalah Monarki berasal dari kata monarch yang berarti raja yang berkembang menjadi cara kerja negara. Sistem monarki berarti jenis kekuasaan politik di mana raja atau ratu sebagai pemegang kekuasaan dominan negara (kerajaan).

Menurut para pendukung monarki, mereka berpendapat jika kekuasaan yang dipegang oleh satu tangan lebih efektif untuk menciptakan suatu stabilitas di dalam proses pembuatan kebijakan

  1. Tirani

Tirani adalah pemerintahan yang sewenang-wenang dan dijalankan secara otoriter juga absolut. Ini sekilas sama seperti monarki mutlak, karena kekuasaan ada pada satu orang. Contoh dari bentuk pemerintahan tirani adalah Adolf Hitler di Jerman dan Joseph Stalin dari Uni Soviet.

  1. Aristokrasi

Pada bentuk pemerintahan aristokrasi, kekuasaan dipegang oleh beberapa orang yang dianggap mempunyai peran utama dalam negara, misalnya cendekiawan. Prancis adalah contoh negara yang sempat menjalankan bentuk pemerintahan ini, sekitar tahun 1700-an.

  1. Oligarki

Oligarki berasal dari bahasa Yunani, Oligarkhia. Istilah ini terbentuk dari dua kata, yakni oligon yang berarti sedikit dan arkho bermakna memerintah. Karena itu, Oligarkhi diartikan sebagai bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya secara efektif dipegang oleh kelompok elite kecil masyarakat, baik itu menurut kekayaan, keluarga, atau militer.

Negara yang menerapkan oligarki adalah Afrika Selatan, sebelum Nelson Mandela akhirnya menjadi presiden tahun 1994.

  1. Demokrasi

Pada bentuk pemerintahan demokrasi, kekuasaan ada di tangan rakyat sehingga setiap warga negara memiliki hak setara dalam mengambil keputusan.

Abraham Lincoln mengatakan satu ungkapan yang terkenal mengenai demokrasi yaitu dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Gagasan demokrasi sebagai sistem pemerintahan berasal dari kebudayaan Yunani. Dengan sistem tersebut rakyat akan terlibat langsung dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan keberlangsungan sebuah negara.

  1. Oklokrasi

Dilansir dari gaekon.com, Menurut KBBI Oklorasi yakni, pemerintahan yang dipegang oleh kaum awam.

Kondisi ini terjadi saat massa bersenjata yang anarki masuk dalam pemerintahan secara tidak legal, Squad. Akibatnya rakyat lain menjadi takut, karena negara dikendalikan secara inkonstitusional dan ilegal. Amerika pernah masuk dalam krisis ini sekira tahun 1930-an akibat pemberontakan keluarga mafia.

Oklokrasi diambil dari bahasa Latin ochlocratia. Pemerintah dalam oklokrasi legal terpilih melalui sistem demokrasi. Dalam kasus khusus dan kondisi spesifik, pemerintah oklokrasi akan melakukan penggiringan opini. Penggunaan mayoritas dan sentimen massa sangat lumrah dalam kelompok ini. Diawali dengan menghembuskan intimidasi dan pertikaian.

Kesimpulannya,  Oklokrasi itu adalah bentuk pemerintahan yg dipegang oleh orang yang tidak tahu tentang pemerintahan sehingga mengakibatkan kekacauan.

 

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.