Kampung Mati Vietnam Yang Terbengkalai, Begini Ceritanya

Kampung Mati Vietnam
Sumber : TribunJakarta

Ternyata di Jakarta terdapat kota mati yang tidak berpenghuni, girls. Namanya Kampung Mati Vietnam.

Kampung Vietnam yang terbengkalai peninggalan masyarakat vietnam yang ditinggal begitu saja.

Kampung Vietnam konon katanya horor lho, girls. Tapi bagaimana terbentuknya  kampung Vietnam di Jakarta ? Simak Yuk

Asal Usul Kampung Vietnam

Sebelum terkenal sebagai desa mati, Kampung Vietnam adalah sebuah lingkungan yang normal yang dihuni oleh banyak penduduk.

Mengutip laman jakarta.tribunnews.com (3/11/2019), kampung ini dulunya merupakan tempat bermukimnya para pengungsi dari Vietnam.

Para pengungsi perang Vietnam tersebut datang ke kampung ini pada sekitar tahun 1977.

Berselang tiga tahun kemudian, tepatnya sekitar tahun 1981, para pengungsi Vietnam mulai meninggalkan lokasi ini.

Selain sebagai tempat pengungsian, di lahan kampung seluas 2,3 hektar ini juga berdiri sebuah panti jompo.

Nama Kampung Mati Vietnam diambil karena daerah di Jalan Diklat Depsos RT 13/3 Dukuh, Kramat Jati itu dulunya sebuah camp pengungsian seluas 80 hektar yang sengaja dibangun untuk para warga Vietnam ketika perang saudara dimulai

Banyak sekali kisah tragis dan memilukan yang menimpa para pengungsi di kampung Vietnam ini, dimana Pulau Galang. Mereka yang menjadi korban kekejaman pada saat perang.

Warga Vietnam ini melarikan diri dari negaranya dengan menggunakan kapal-kapal kayu yang menampung 40-100 orang. Selama berbulan-bulan mereka terombang ambing di tengah ganasnya Laut Cina Selatan.

Kisah pengungsi itu tak sepenuhnya bahagia. Di sana terdapat ada juga tempat penggemblengan para pemuda dan banyak kasus kriminal, seperti terjad Hal itu membuat panti jompo ini dievakuasi setempat setelah terjadinya banjir pada kampung Vietnam ini, kemudian pada tahun 2002 kampung Vietnam ini ditinggalkan oleh masyarakat.

Di Kampung Vietnam terdapat bangunan gereja tua, vihara, barak pengungsian, penjara hingga patung Buddha tidur, pembunuhan, pembantaian dan pemerkosaan.

Beberapa bangunan memang banyak yang telah menjadi puing-puing, seperti rumah sakit dan penjara.

Akan tetapi bangunan tersebut kondisinya sudah rusak dan terbengkalai, banyak puing-puing yang hanya tersisa dari bangunan tersebut yang merupakan saksi bisu pada saat warga Vietnam mengungsi ke Indonesia.

Dimana di sini ada banyak bangunan peninggalan bersejarah milik rakyat Vietnam. Semua bangunan tersebut menjadi saksi bisu tentang kehidupan para pengungsi di masa lalu.

Cerita Mistis di Kampung Vietnam

Kendati begitu, beberapa bangunan masih ada dan masih ditempati oleh 13 Kepala Keluarga

Dilansir dari insertlive, Seiring berjalannya waktu, panti jompo yang berada di Kampung Mati Vietnam dipindahkan ke daerah Cipayung dan Radio Dalam setelah banjir merendam pada 2002.

Kampung Mati Vietnam seluas 2,5 hektare itu akhirnya ditinggalkan begitu saja hingga berubah menjadi sebuah perkampungan angker.

Dari kesaksian para penduduk sekitar yang hanya berjumlah 12 kepala keluarga itu, banyak hal mistis seperti penampakan yang sering dijumpai.

Sejak tahun 2002 hingga kini, di lahan kampung seluas 2,3 hektar ini hanya ada 17 KK.

Fenomenanya mistis mulai dari gangguan berupa suara, penampakan, hingga gangguan secara langsung.

“Jadi istri saya dengar suara orang jalan, tapi kok enggak sampai-sampai. Kemudian dia juga melihat seperti ada sosok orang duduk namun ketika dihampiri justru pohon singkong. Pas ditebang sudah enggak lagi diganggu,” cerita Lili.

Lain lagi cerita anaknya Gilang, yang mengaku pernah menemukan sosok kuntilanak di sekitar musala di desa itu.

Kisah mistis Kampung Vietnam ini pun bahkan sudah tersohor hingga ke penduduk di luar kampung ini.

Bahkan, para driver ojek dan taksi online tak berani masuk saking angkernya kampung ini.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.