HIV AIDS di Jawa Barat Meningkat, Begini Respon Wagub Jabar

HIV AIDS
Sumber : Tribun News

Sosial Media dikejutkan dengan respon Wagub Bandung soal HIV yang meningkat di kota yang dipimpin olehnya.

Wagub jabar, Uu Ruzhanul Ulum, memberikan statemen bahwa untuk menekan HIV, maka nikah dan poligami adalah solusi.

Tentu saja statement ini banyak memberikan komentar negatif. Sebab HIV Aids bukan penyakit yang biasa, di Indonesia belum ada obat untuk HIV Aids. Selama bertahun-tahun, pengobatan untuk HIV/AIDS terus dikembangkan.

Perkembangan penanganan profilaksis HIV/AIDS selalu berfokus pada pencegahan penyakitnya. Hal ini disebabkan karena obat untuk HIV/AIDS belum dapat menyembuhkan penyakit ini secara maksimal.

HIV Aids yang terjadi di Bandung mengalami peningkatan yang pesat. Dilansir dari Kompas.com, Kasus positif HIV di Kota Bandung tertinggi se-Jawa Barat dengan jumlah 410 kasus dari total 3.744 kasus. Hal itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat pada Januari hingga Juni 2022.

Pengertian HIV AIDS

AIDS singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan dari gejala dan infeksi atau biasa disebut sindrom yang diakibatkan oleh kerusakan sistem kekebalan tubuh manusia karena virus HIV, sementara HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus merupakan virus yang dapat melemahkan kekebalan tubuh pada manusia.

Kasus HIV/AIDS ini merupakan suatu kasus yang sangat fatal di masyarakat, dimana setiap

penderita akan berakhir dengan kematian.

Jumlah penderita HIV/AIDS dapat digambarkan sebagai fenomena gunung es, yaitu jumlah penderita yang dilaporkan jauh lebih kecil daripada jumlah sebenarnya Hubungan seks merupakan penyebab utama penularan tertinggi.

HIV sering dikaitkan dengan penyakit kelamin karena penularan penyakit ini biasanya disebabkan karena adanya hubungan seksual yang bebas, sering berganti pasangan, dan tidak sehat AIDS adalah suatu penyakit yang sangat berbahaya karena mempunyai Case Fatality Rate 100% dalam lima tahun, artinya dalam waktu lima tahun setelah diagnosis AIDS ditegakkan, semua penderita akan meninggal.

Salah satu alternatif dalam upaya menanggulangi problematik jumlah penderita yang terus meningkat adalah upaya pencegahan yang dilakukan semua pihak yang mengharuskan kita untuk tidak terlibat dalam lingkungan transmisi yang memungkinkan dapat terserang HIV

HIV  dan virus-virusnya sejenis umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membrane mukosa) atau aliran darah, cairan tubuh yang mengandung HIV seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal dan air susu ibu.

Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral). transfuse darah, jarum suntik yang terkontaminasi.

Hubungan seksual menyebabkan  Penyakit HIV /AIDS menimbulkan beberapa permasalahan yang cukup serius bagi penderitanya.

Secara fisik menimbulkan kerentanan terhadap beberapa penyakit seperti munculnya penyakit TB, infeksi pada mulut dan tenggorokan oleh jamur, pembengkakan kelenjar getah bening, muncul herpes zoster berulang dan muncul bercak gatal diseluruh tubuh.

Banyak dampak negative yang ditimbulkan dari HIV AIDS bukan hanya bagi penderitanya tetapi juga dampak negative bagi Negara yang disebabkan oleh penyakit ini.

HIV/AIDS memperlambat pertumbuhan ekonomi dengan menghancurkan jumlah manusia dengan kemampuan produksi (human capital), tanpa nutrisi yang baik, fasilitas kesehatan dan obat yang ada dapat meruntuhkan ekonomi dan daerah.

Daerah yang terinfeksi berat, epidemic telah banyak meninggalkan anak-anak yatim piatu yang dirawat oleh kakek dan neneknya yang telah tua. Semakin tingginya tingkat kematian (mortalitas) di mikrobisida vagina.

mencegah infeksi HIV AIDS  adalah dengan mengurangi resiko paparan HIV seperti berhubungan seksual tanpa kondom atau menggunakan jarum bersama dan peralatan injeksi lainnya.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.