Quarterlife Crisis, Tahap Dewasa Yang Menyebalkan

Life
Sumber : Amartha Blog

Salah satu tahap perkembangan manusia adalah menjadi dewasa. Idealnya orang yang sudah memasuki dewasa, ia akan berpikir untuk bisa melakukan apapun sendiri tanpa bergantung ke orang lain, kita menyebutnya sebagai mandiri.

Quarterlife dan dewasa menjadi dua hal yang berdampingan. Sebab dewasa tidak hanya soal perkembangan Kesehatan, kehidupan, kebugaran fisik,  tetapi terdapat tanggung jawab yang mesti ia laksanakan dan jika tak bisa memenuhi itu, maka ia sudah mengalami Quarter life Crisis. 

Pada dewasa awal memiliki peluang yang besar untuk mengeksplorasi  diri  tetapi  juga  menghadapi  tantangan  yang  besar. Tahap  dewasa  awal  disebutkan  tahap  seseorang  yang  sudah  melewati  masa  remaja  dan dianggap mampu hidup secara mandiri.

Tetapi dalam proses dewasa, terdapat suatu kondisi krisis yang dihadapi atau dirasakan ketika memasuki fase seperempat hidup. Kondisi krisis tersebut ditandai dengan kebingungan untuk menentukan arah hidup dan adanya perasan cemas untuk menghadapi masa depan.

Problem Memasuki Fase Quarter Life Crisis

Dalam menjadi dewasa awal, salah satu tugas perkembangan yang harus dijalani  adalah  menghadapi  dunia  sosial.  Faktanya,  untuk  menjadi  dewasa  awal  banyak pertanyaan  yang  muncul  dari  masyarakat,  seperti  kapan  wisuda,  kapan  menikah,  kapan mendapatkan  pekerjaan,  dan  kapan  lainnya  yang  sepertinya  tidak  akan  pernah  habis.

Pertanyaan  pertama  yang  sering  muncul  yaitu  ketika  dimasa  akhir  perkuliahan,  individu tersebut  akan  banyak  menghadapi  ditanya  kapan  wisuda.  Hal  ini  membuat  para  individu yang akan menginjaki masa dewasa untuk harus selalu siap menghadapi tantangan sosial yang memandang mereka sebagai orang dewasa.

Salah satu permasalahan psikologis pada tahap  dewasa  awal  yang  berapa  tahun  terakhir  banyak  diperbincangkan  yaitu  mengenai QuarterLife Crisis

Quarterlife  crisis dikenal dengan istilah yang tergolong baru yang membahas perkembangan emosional manusia krisis seperempat abad.

Robbins   dan   Wilner   pada   tahun   2001 merupakan   ahli   yang   pertama   kali mengemukakan istilah dari Quarter-life crisis. Hal ini berdasarkan penelitian terhadap kaum muda di Amerika.

Julukan yang diberikan kepada anak muda adalah “twentysomethings”,yakni   individu   yang   baru   saja   meninggalkan   kenyamanan   hidup sebagai  pelajar  dan  mulai  memasuki  dunia  nyata, memulai  kehidupan  dengan  tuntutan untuk  bekerja  atau menikah.

Istilah  Quarter Life crisis  berkaitan dengan individu yang berusia seperempat abad, usia 25 tahun. Menuju  usia   25  tahun,   individu  biasanya  telah  menghadapi  kehidupan  baru  seperti pekerjaan,  status  pernikahan,  dan  perubahan  pola  pikir  yang  lebih  matang  dari  remaja menuju   dewasa.

Kondisi    tersebut    juga    membuat    individu    berada    pada    puncak pendewasaan diri  yang  memasuki  usia  25tahun mempertanyakan  hidupnya,  ragu  akan pilihan,  bingung  atas  apa  yang  dijalani,  mulai  meninjau  masa  lalu,  apa  saja  yang  telah dilalui.

Quarter Life Crisis tidak hanya menyerang umur 25 tahun, bahkan orang-orang yang baru memasuki 20-an awal mereka rata-rata mengalami. Sebab banyak tuntutan dari masyarakat khususnya orang tua yang menginginkan anaknya menjadi sukses sesuai idealnya.

Anak yang dituntut orang tua untuk menjadi yang diinginkan dan jika tidak sesuai dengan keinginan anak, maka ia akan tertekan karena anak tidak dapat menyampaikan apa yang diinginkan kepada orang tuanya

Menurut Robinson, tanda-tanda Kamu Mengalami Quarter Life Crisis;

(1) individu merasa tidak mengetahui keinginan dan tujuan hidupnya

(2) pencapaian pada usia 20-an tidak sesuai dengan harapan

(3) takut akan kegagalan

(4) tidak ingin merelakan masa kecil dan masa remaja berakhir

(5) takut tidak mampu menempatkan pilihan yang tepat untuk sebuah  keputusan,  dan

(6)  cenderung  membandingkan  pencapaian  dan  keadaan  diri sendiri dengan orang lain sehingga membuat diri merasa tidak mampu dan tidak berguna

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.