Tahu Film Mencuri Raden Saleh ? Ini Makna Lukisannya

Raden Saleh
Sumber : Wikipedia

Tahu film Mencuri Raden Saleh ? Ada  hal yang menarik  lho di film Mencuri Raden Saleh, yakni terkait lukisan Raden Saleh. Lukisan Raden Salah yang dicuri karena harganya sangat mahal, sebab lukisan itu merupakan peninggalan sejarah.

Film Mencuri Raden Saleh bercerita soal Lukisan yang dibuat oleh Raden Saleh yang memiliki  makna yang mendalam.

Selain lukisannya, sebenarnya siapa sih Raden Saleh ? Apakah Raden Saleh bagian dari orang-orang yang menjadi pahlawan di Indonesia ? LukisaLebih lengkapnya, yuk kita baca artikel ini.

Mengenal Raden Saleh

Raden Saleh memiliki privilege terlahir sebagai keturunan bangsawan yang lahir di Terboyo, Semarang, Jawa Tengah. Keluarga Raden Saleh melahirkan banyak anggota-anggota kelas seperti priyayi dan bangsawan.

Lingkungan yang dimiliki oleh Raden mampu membawanya berkenalan dengan karya-karya seni Eropa  yang biasanya ia hanya bisa mendengar cerita-cerita dari pejabat tinggi Belanda, sehingga hal itu membuat Raden Saleh berminat untuk mengetahui seni serta kebudayaan Eropa.

Bakat dalam seni lukis mulai terlihat dalam diri Raden Saleh sejak kecil, sampai pada akhirnya seorang pelukis berkebangsaan Belgia, Paijen yang tiba di Batavia tahun 1817, mampu mengenali   kemampuan artistik Raden Saleh.

Kemampuan Raden Saleh dalam melukis menghantarkan ia ke Cianjur untuk sekolah sekaligus menulis.  Setelah tinggal di Cianjur,ia berdomisili di Bogor. Ia diajarkan untuk menggambar dan melukis beberapa gambar dari berbagai obyek alam.

Setelah itu, Raden Saleh pergi ke belanda untuk memperdalam seni. Keberhasilan dalam proses belajar yang dimiliki  oleh Raden Saleh berlanjut pada mendapatkannya beasiswa ke Eropa sampai Afrika. Hal ini dikarenakan Raden Saleh memiliki kehebatan dalam melukis yang hebat.

Kehebatan yang dimiliki oleh Raden Saleh mendapatkan kesempatan ia menjadi pelukis istana golongan bangsawan pada beberapa keluarga aristokrat di Eropa.

Setelah 23 tahun tinggal di Eropa, ia kembali ke Indonesia, dan beberapa kali melukis para bupati dan keluarga bangsawan di Jawa. Raden Saleh tidak hanya dikenal sebagai pelukis, Raden Saleh juga dikenal sebagai ilmuwan sejarah yang berusaha mengungkapkan jejak sejarah manusua dan kebudayaannya di Pulau Jawa.

Makna Lukisan Raden Saleh

Dilansir dari goodnewsfrom.com, makna lukisan yang digambarkan di filmMencuri Raden Saleh menggambarkan situasi Setelah puluhan tahun di eropa, akhirnya Raden Saleh merasa terpanggil untuk kembali ke tanah air.

Pada tahun 1851, ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan berkarya di tanah kelahirannya. Di sini, ia mulai mengeksplorasi tema lain dengan mengangkat peristiwa sejarah, salah satunya adalah lukisan yang menunjukkan penangkapan Pangeran Diponegoro pada tahun 1857.

Lukisan ini adalah salah satu yang paling ramai diperbincangkan dan menjadi pemantik diskusi mengenai sikap politik Radel Saleh, serta apakah karya ini menyampaikan pesan anti kolonial. Kini, lukisan ini dipajang di Istana Negara, menjadi salah satu lukisan langka Raden Saleh yang menggambarkan peristiwa sejarah sebagai tema besarnya.

Lukisan ini menggambarkan peristiwa penangkapan Pangeran Diponegoro oleh Belanda yang menandai berakhirnya perlawanan Diponegoro pada tahun 1830. Sang Pangeran dibujuk untuk hadir di Magelang membicarakan kemungkinan gencatan senjata, namun kenyataannya Pangeran Diponegoro dan pengikutnya ditangkap lalu diasingkan.

Dilansir dari Kompas,com, Peristiwa ini diabadikan oleh pelukis tersohor Indonesia yaitu Raden Saleh. Lukisan tersebut berjudul “Penangkapan Pangeran Diponegoro”. Pada lukisan, tampak Pangeran Diponegoro digiring oleh prajurit Belanda berkulit putih dengan seragam biru-putih.

Terlihat tangan dari Jenderal De Kock berwajah tak acuh mengisyaratkan Pangeran Diponegoro untuk masuk ke kereta kuda. Kereta kuda yang ditunggangi oleh Prajurit Belanda menandakan bahwa rencana pengasingan Pangeran Diponegoro telah dipersiapkan. Disekeliling Diponegoro kerumunan orang bersorban yang diyakini adalah pengikut Diponegoro dengan wajah-wajah yang nampak lesu, sedih dan pasrah sebab sang tuan seakan telah ditaklukkan.

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.