Sejarah Warna Yang Perlu Kamu Ketahui, Simak Yuk

Warna
Sumber : Suara.com

Tahukah kamu bahwa yang hari ini yang disebut warna memiliki sejarah yang panjang lho, Guys.

Warna dahulu yang digunakan manusia hanya tedapat dua warna, yakni kuning dan merah. Untuk lebih lanjutnya, yuk simak artikel berikut ini.

Read More

Masa Prasejarah

Warna pertama yang digunakan manusia: kuning dan merah Pewarnaan menggunakan biji buah-buahan, tanah dan darah binatang Ditemukan di gua di Altamira & Lascaux , Prancis Selatan & Spanyol

Pada masa ini warna belum ada seorangpun yang dapat menjelaskan arti simbolisme pada warna yang digunakan.

Masa Yunani dan Cina kuno

Pada masa ini warna lebih diperuntukkan pada aturan keagamaan Keindahan seni yang dipengaruhi oleh warna tidak berfungsi untuk seni tetapi muncul karena kaidah keagamaan.

Seni berfungsi praktis dan simbolis, dimana kesemuanya ditujukan pada kaidah keagamaan.

Seni muncul untuk menunjukkan keagungan dan kehebatan sesembahan.

Masa Yunani kuno

Aristoteles membedakan warna menjadi 2 golongan : berasal dari cahaya terang dan berasal dari Kegelapan 18 abad kemudian. Leonardo da Vinci: semua warna adalah PUTIH Sampai pada masa Da Vinci inipun belum ditemukan sistematika pengelompokan warna masih hanya berdasarkan pada apa yang dilihat dan dirasakan  semata

Abad 17-19

Sir Isaac Newton 1680 ahli fisika Semua warna tergabung dalam cahaya PUTIH yang merupakan ikatan sinar atom yang bisa diukur Menghubungkan teori warna dengan angka keramat 7. Terdapat beberapa warna, antara lain: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila/indigo, Ungu

J.C. Le Blon 1731

Menemukan warna utama: merah, kuning dan biru berasal dari pigmen (warna yang berasal dari serbuk).

Yang menerapkan warna utama ke dalam karya seni pertama kali Mozess Harris dalam karya cukilan kayu yang kemudian mencampurkan warna utama sehingga muncul warna sekunder

Johan Wolfgang von Goethe 1810

Awalnya 2 warna kuning (cerah) dan biru (gelap) berkembang menjadi 3 warna dengan warna sekundernya

Dilansir dari kajianpustaka.com,  Warna adalah suatu fenomena alam yang terjadi karena adanya unsur cahaya, objek, dan observer (mata atau alat ukur) yang kemudian menjadi kesan dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda sehingga menampilkan spektrum warna berdasarkan pengalaman dari indra penglihatan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2007), warna adalah kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda yg dikenainya. Definisi warna secara obyektif atau fisik adalah sifat cahaya yang dipancarkan. Sedangkan definisi secara subyektif atau psikologis merupakan bagian dari pengalaman indra penglihatan. Warna juga diasumsikan sebagai reaksi otak terhadap rangsangan visual khusus.

Proses terlihatnya warna adalah dikarenakan adanya cahaya yang menimpa suatu benda, dan benda tersebut memantulkan cahaya ke mata (retina) kita hingga terlihatlah warna. Benda berwarna merah karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan warna merah dan menyerap warna lainnya. Benda berwarna hitam karena sifat pigmen benda tersebut menyerap semua warna. Sebaliknya suatu benda berwarna putih karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan semua warna.

Unsur Warna

1. Cahaya

Cahaya yang dilihat melalui mata sebenarnya merupakan bagian dari spectrum gelombang elektromagnetik. Semakin tinggi nilai color temperature warna akan menghasilkan warna bluish (kebiruan) dan semakin rendah nilai color temperaturenya akan menghasilkan warna yellowish (kekuningan). Beberapa sumber cahaya yang ada antara lain matahari, lampu bohlam, lampu TL, atau lampu khusus lainnya.

2. Objek/Benda

Objek hanya memantulkan, meneruskan atau menyerap cahaya yang datang mengenainya. Objek dipengaruhi oleh bahan pembentuknya maupun permukaan objek tersebut seperti mengkilap, doft, plastic, metal, textile, cat metalik dan sebagainya. Sebagai contoh, sebuah cahaya yang mengenai sebuah mobil berwarna merah, maka seluruh warna akan diserap oleh mobil kecuali warna merah yang akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata sebagai warna merah.

3. Pengamat (observer)

Untuk melihat suatu warna, tentu harus ada mata. Mata sebagai panca indra mempunyai struktur yang begitu unik dan kompleks di dalamnya antara lain retina, pupil dan reseptor serta komponen lainnya. Panjang gelombang yang diterima oleh mata selanjutnya diteruskan ke otak manusia sebagai memori dan diberi deskripsi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.