Mengenal Burn Out, Sejarah dan Penyebabnya, Cek Yuk

Burn Out
Sumber :Kejarmimpi.id

Burn Out merupakan istilah tidak asing bagi seseorang yang memiliki aktivitas banyak. Dalam bahasa sehari-hari kita mengenalnya stress.

Burn Out dalam bekerja didefinisikan sebagai situasi  terjadi yang berhubungan dengan pekerjaan.

Read More

Burn Out  yang dirasakan seseorang merupakan kondisi yang muncul dari perpaduan antara faktor-faktor di dalam diri seseorang. Kondisi ini menyebabkan  sebagai masalah utama seseorang yang memiliki aktivitas yang banyak. Lantas apa sebenarnya Burn Out ?

Sejarah Burn Out

Istilah tersebut muncul pada tahun 1969 yang diperkenalkan oleh seorang tokoh bernama Bradley, namun tokoh yang berjasa sebagai penemu dan penggagas istilah burnout adalah seorang psikolog kilinis di New York yang Bernama Herbert Freudenberger.

Didalam bukunya yang terbit pada tahun 1974, Freudenberger menjelaskan Burn Out pada manusia diibaratkan dengan suatu bangunan, pada awalnya bangunan yang kokoh akan mengalami kerobohan ketika rumah dibuat dengan menggunakan bahan yang tidak bagus, maka rumah itu akan roboh.

Setelah itu istilah burnout mulai berkembang sebagai fenomena pada kejiwaan seseorang

Mengenal Burn Out

Burn Out  adalah salah satu kondisi stres yang berhubungan dengan pekerjaan. Itu sebabnya, kondisi kesehatan yang satu ini juga dikenal sebagai occupational burnout atau job burn Out.

Kondisi ini biasanya terjadi karena kelelahan emosional serta fisik akibat pekerjaan yang belum belum selesai.

Burn Out atau Stress berkepanjangan akibat masalah pekerjaan juga bisa terjadi, ketika Anda merasa kewalahan dengan perintah atasan yang terus-menerus datang, tetapi Anda tak dapat memenuhinya.

Ketika kondisi ini terus terjadi dan dibiarkan,  Anda akan mulai kehilangan minat pada pekerjaan dan tak lagi menemukan motivasi untuk terus melakukannya. Produktivitas kerja pun akhirnya menurun.

Sindrom stres kerja ini membuat Anda merasa kehabisan energi, tak ada yang dapat membantu pekerjaan Anda, putus asa, hingga sinis dan mudah marah. Anda merasa bahwa Anda tak lagi bisa berbuat apa-apa di pekerjaan.

Reaksi stres yang terutama sering terjadi pada orang dengan standar yang tinggi adalah burnout.

Burnout adalah keadaan kelelahan emosional dan fisik, produktifitas yang rendah, dan perasaan terisolasi, sering disebabkan oleh tekanan yang berhubungan dengan pekerjaan

Menurut Maslach dan Leiter,   berpendapat bahwa burnout merupakan reaksi emosi negatif yang terjadi dilingkungan kerja, ketika individu tersebut mengalami stress yang berkepanjangan.

Burnout merupakan sindrom psikologis yang meliputi kelelahan, depersonalisasi dan menurunnya kemampuan dalam melakukan tugas-tugas rutin seperti mengakibatkan timbulnya rasa cemas, depresi, atau bahkan dapat mengalami gangguan tidur.

Penyebab burn out

Kelelahan ini bersifat fisik dan energi fisik. Pada kelelahan fisik ditandaisakit pada bagian tubuh sepertisakit punggung, tegang pada otot leher dan bahu, rasa ngilu dan letih yang parah, sakit kepala, sering demam dan flu, susah tidur, dan perubahan pola makan.

1. kelelahan energi fisik

Kelelahan yang terjadi pada fisik sangat mudah dirasa, hal itu terjadi ketika kita memiliki banyak pekerjaan tanpa mempertimbangkan fisik kita.

2. Kelelahan emosi

Kelelahan yang berhubungan dengan perasaan dari diri yang dicirikan seperti sinisme dan mudah tersinggung pada orang lain, mudah marah dan mudah sedih, merasa gelisah, tertekan dan tidak berdaya.

3. Kelelahan mental

Kelelahan mental ditandai dengan perilaku yang berhubungan dengan harga diri, seperti; konsep rendah diri, merasa tidak berharga, putus asa dan kurang motivasi. Hal tersebut juga berdampak di dalam lingkungannya seperti selalu bersifat negatif terhadap orang lain dan lebih sering tidak peduli atau acuh pada lingkungannya.

Selain itu mudah merasa tidak mampu dan tidak puas dalam menghadapi pekerjaannya.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.