5 Orientasi Seksual Yang Perlu Kamu, Simak Yuk Bagian 1

Orientasi Seksual
LifeStyle. Kompas.com

Orientasi seksual berhubungan dengan arah ketertarikan seksual seseorang terhadap anggota gendernya sendiri atau gender lawan

orientasi seksual adalah sebuah kunci dimana orang tua dapat mengendalikan anaknya agar tetap berada pada kondisi yang normal.

Read More

Orientasi seksual sendiri dapat diperkenalkan pada anak sedikit demi sedikit, mulai dari perbedaan penampilan antara laki-laki dan perempuan sampai sikap dan keterampilan yang dapat memperkuat orientasi seksualnya terhadap lawan jenis

Bicara soal orientasi seksual di Indonesia, hanya

 Orientasi Seksual

Mengenal orientasi seksual yang sangat mudah ditemui di masyarakat, yakni heteroseksual.

Berikut orientasi seksual yang akan dijelaskan. Terdapat 5  orientasi seksual. Yuk simak

1. Orientasi Seksual Heteroseksual

Seorang psikolog bernama Irfan Fahmi menjelaskan bahwa heteroseksual adalah

keadaan yang normal yaitu antara laki-laki orientasi seksualnya dengan perempuan

perempuan memiliki orientasi seksual terhadap laki-laki.

Keadaan persilangan ini lah yang dikatakan sebagai orientasi seksual yang normal.

Karena pada dasarnya setiap makhluk hidup dapat berkembang biak karena adanya

sebuah persilangan, jika persilangan itu tidak dilakukan maka tidak akan bisa menghasilkan keturunan.

2. Orientasi Seksual Homoseksual

Kartono menjelaskan “Homoseksual ialah relasi seks dengan jenis kelamin  sama: atau rasa tertarik dan mencintai jenis seks yang sama.

Menurut beberapa sumber, Jumlah pria yang homoseksual itu diperkirakan 3-4 kali lebih banyak daripada jumlah Wanita homoseksual.

Ekspresi homoseksual ada tiga yaitu, aktif, pasif, dan bergantian peranan. Ada tiga ekspresi pada perilaku homoseksual. Yaitu pasif, aktif, dan bergantian peranan.

Pada ekspresi aktif yaitu pelaku homoseksual berperan sebagai pria yang agresif terhadap pasangannya. Kemudian ekspresi pasif, yaitu pelaku homoseksual yang berperan sebagai wanita yang pasif dan feminin. Dan ada yang bergantian peran, dalam sebuah hubungan yang dijalani oleh pelaku-pelaku homoseksual ada yang selayaknya pasangan normal, ada yang berperan sebagai laki-laki dan ada juga yang berperan sebagai wanitanya, dan terus seperti itu perannya dan tidak berubah.

Gay dan lesbian memiliki minat erotis kapada sesama jenisnya, namun mereka tidak berniat berubah menjadi lawan jenisnya karena itu mereka tetap konsisten dengan anatomi seksnya

3 Orientasi Seksual Biseksual

Dilansir dari Hellosehat.com, Biseksual atau yang sering disebut dengan “bi” adalah orientasi seksual yang menggambarkan ketertarikan seseorang terhadap 2 jenis kelamin atau lebih. Misalnya, seorang wanita tertarik secara seksual kepada pria atau perempuan

Seseorang yang biseksual juga bisa mengalami ketertarikan terhadap orang dengan gender di luar perempuan dan laki-laki. Sebabnya  biseksual disamakan dengan panseksual. Padahal sebenarnya, ada perbedaan mendasar pada biseksual dengan panseksual.

4. Orientasi Seksual Panseksual

Panseksual adalah istilah yang menggambarkan individu yang tertarik secara seksual atau emosional kepada siapa saja, tanpa memandang jenis kelamin atau orientasi seksual mereka.

Seorang panseksual bisa tertarik pada wanita, pria, transgender, atau interseks (orang yang jenis kelaminnya tidak teridentifikasi sebagai pria atau wanita).

Individu panseksual umumnya tertarik kepada orang lain berdasarkan kepribadian atau karakter orang tersebut, bukan berdasarkan gendernya.

5. Orientasi Seksual Aseksual

Istilah ini mengacu kepada individu yang tidak memiliki ketertarikan seksual kepada orang lain dari jenis kelamin apa pun. Walau tidak memiliki ketertarikan seksual, kaum aseksual masih memiliki ketertarikan untuk menjalin hubungan romantis.

Orang yang tidak memiliki ketertarikan dalam hubungan romantis disebut aromantik. Seseorang bisa saja menjadi aseksual tanpa menjadi aromantik, tetapi bisa juga menjadi keduanya.

Selain berbagai jenis orientasi seks di atas, ada lagi jenis orientasi seks lain yang disebut demiseksual. Orang yang memiliki orientasi seks ini hanya bisa merasa tertarik secara seksual terhadap orang yang memiliki hubungan emosional erat dengannya.

Sementara itu, ada juga orientasi seksual lainnya yang disebut sapioseksual, yakni ketertarikan terhadap individu yang cerdas atau memiliki IQ tinggi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *