6 Dampak Perilaku Seksual pada tubuh yang harus kita ketahui

Dampak Seksual

Setiap perilaku yang dilakukan oleh manusia,  akan memberikan konsekuensi, begitu pula ketika hal itu berkaitan dengan  perilaku seksual.

Beberapa perilaku di bawah ini tentu saja sebenarnya tidak selalu berkaitan dengan dorongan seksual, seperti berpelukan, kita mungkin biasa melakukan hal tersebut dengan teman atau saudara tanpa ada dorongan seksual.

Read More

Dampak Perilaku Seksual pada tubuh yang harus kita ketahui. Garis besar dalam Konotasi seksual bahwa bicara seksual  tidak selalu bicara hubungan intim.

Dikatakan perilaku seksual jika memang didasari oleh dorongan seksual. Berikut beberapa perilaku seksual, pengertian dan dampak dari perilaku tersebut

1. BERFANTASI

Aktivitas  perilaku yang normal dilakukan. Fantasi merujuk pada citra mental seseorang, objek atau situasi, yang seringkali, meskipun tidak selalu melibatkan komponen seksual. Mungkin saja didasarkan pada pengalaman masa lalu atau seluruhnya imajinasi.

Memiliki fantasi tentang perilaku seksual tertentu tidak berarti orang tersebut benar-benar berharap akan melakukan atau akan menyukai perilaku tersebut. Dampak fantasi:

Dampak dari  aktvitas ini bisa berlanjut di kegiatan seperti masturbasi, berciuman, dan aktivitas lainnya

Jika dibiarkan terlalu lama, maka kegiatan produktif menjadi teralih kepada kegiatan “memanjakan diri”

Aktivitas berfantasi tidak akan beresiko terkena penyakit

2. BERPEGANGAN TANGAN

Aktivitas ini memang tidak terlalu menimbulkan rangsangan seksual yang kuat, namun biasanya muncul keinginan untuk mencoba aktivitas seksual lainnya (hingga kepuasan dapat tercapai)

Menurut beberapa sumber, saat berpegangan tangan, perasaan hangat, terhubung, dan terikat mungkin akan Anda rasakan. Perasaan ini muncul karena tubuh melepaskan hormon oksitosin atau disebut juga hormon cinta.

Dampak dari berpegangan tangan dapat meredakan stress, mengurangi rasa sakit, meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat menurunkan berat badan yang diakibatkan salah satu hormon oksitosin ini yang dilepaskan saat kita merasa kenyang, untuk memberikan sinyal berhenti makan ke otak

3. CIUM KERING

Biasanya dilakukan pada kening, pipi, tangan, rambut. Pada bibir biasanya dilakukan dalam waktu singkat. Dampaknya:

Imajinasi atau fantasi seksual jadi berkembang

Menimbulkan perasaan “sayang” jika diberikan pada moment tertentu dan bersifat sekilas

Menimbulkan keinginan untuk melanjutkan bentuk aktivitas seksual lainnya yang lebih dapat “dinikmati”

4. CIUM BASAH

adalah ciuman yang dilakukan dalam waktu yang relative lebih lama dan intim. Dilansir dari com, ciuman merupakan salah satu aktivitas favorit yang menyenangkan bagi pasangan.

Ciuman basah yang dilakukan dengan mulut terbuka juga dapat membangkitkan energi erotis dan hasrat seksual.

Dampaknya:

Jantung menjadi lebih berdebar-debar

Dapat menimbulkan sensasi seksual yang kuat sehingga membangkitkan dorongan seksual hingga tak terkendali.

Tertular virus atau bakteri dari lawan jenis. Mudah sekali untuk menularkan penyakit TBC, Hepatitis B, Infeksi Tenggorokan, Sariawan, dll

5. BERPELUKAN

Berpelukan adalah keintiman yang dilakukan dengan menyentuh dan memegang erat seputar badan seseorang. Berpelukan memiliki dampak sebagai berikut

Jantung menjadi berdegup lebih cepat

Menimbulkan perasaan aman, nyaman dan tenang

Menimbulkan rangsangan seksual (terutama jika mengenai daerah erogenous)

6. MASTURBASI

Dilansir dari orami.com,  masturbasi merupakan  rangsangan sengaja oleh diri sendiri terhadap bagian tubuh yang sensitive seperti alat kelamin. Masturbasi bisa dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan.

Masturbasi yang berbahaya adalah masturbasi yang dilakukan dengan menggunakan alat-alat berbahaya atau tidak higienis. Masturbasi yang dilakukan terus-menerus juga dianggap berbahaya karena menunjukkan adanya masalah emosional yang membutuhkan bantuan konsultasi.

Dampak masturbasi:

Infeksi jika menggunakan alat-alat yang membahayakan

Perasaan bersalah dan berdosa

Menimbulkan kepuasan diri/eksplorasi diri

Menimbulkan ketagihan

Sanksi sosial, agama dan moral

Terpaksa menikah

Aborsi, kematian dan kemandulan

Mengalami konflik saat menjelang pernikahan

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *