Sekelumit Proklamasi Indonesia Yang Perlu Diketahui

Sekelumit Proklamasi yang perlu kita ketahui ternyata banyak lho. Sebagai rakyat Indonesia kita semua mengetahui bahwa  17 Agustus 1945 menjadi momen gembira karena hari itu proklamasi pertama kali  dikabarkan.

Kemerdekaan yang dimiliki Indonesia  tentu saja tidak serta merta hasil pemberian semata, melainkan ada darah pahlawan yang mengikuti perjuangan tersebut yang dilakukan pahlawan. Meskipun kita memahami tentang Proklamasi, kita juga harus mengetahui Proklamasi dirumuskan dimana, Girls.

Read More

Sekelumit tentang Proklamasi akan memberikan pemahaman Girlisme. Simak artikel berikut

Pembacaan atas proklamasi dilakukan hanya beberapa menit. Tetapi untuk penulisannya sendiri membutuhkan 2 jam. Meskipun pembacaan proklamasi hanya berlangsung sebentar, makna yang ada di naskah proklamasi sangat memiliki makna yang sangat dalam. Kita ketahui bersama bahwa dalam memperjuangkan Indonesia,  darah dan air mata berdampingan satu sama lain.

Sekelumit Proklamasi

Tokoh pergerakan kemerdekaan memilih Rumah Laksamana Tadashi Maeda untuk menyusun naskah proklamasi atas saran dari Mr. Ahmad Soebardjo. Pemilihan tempat untuk proklamasi ternyata memiliki pertimbangan lho, Girls. Salah satu pertimbangan waktu itu adalah faktor keamanan.

Setelah musyawarah, akhirnya dipilih rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1, Jakarta.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 02.00WIB, Soekarno memimpin rapat persiapan
kemerdekaan dan perumusan naskah proklamasi kemerdekaan di rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1, Jakarta.

Pahlawan yang hadir dalam rapat tersebut diantaranya adalah Moh. Hatta, Ahmad Soebardjo, Soekarni, B.M. Diah, Sudiro dan Sayuti Melik.

Momen pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB, Soekarno didampingi Hatta membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Pembacaan naskah proklamasi diikuti pengibaran bendera Merah Putih oleh Latief Hendraningrat yang menggantikan Kasman Singodimedjo.

Pembacaan teks proklamasi dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1945 di kediaman Soekarno di jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta (sekarang menjadi jalan Proklamasi). Pembacaan teks proklamasi dilakukan oleh Ir. Soekarno didampingi oleh Moh.Hatta. Setelah pembacaan Proklamasi dilanjutkan dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih oleh Latief Hendraningrat dan Suhud Sastro Kusumo.

Teks proklamasi yang memiliki ukuran panjang 126 cm dan lebar 55 cm ini merupakan hasil ketikan dari konsep Naskah Proklamasi yang ditulis tangan oleh Soekarno pada secarik kertas blocknote, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945 dini hari.

Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Dilansir dari berita.diy.pikiranrakyat.com, bahwa naskah Proklamasi memiliki 2 versi,Girls. Pertama versi tulisan tangan dan versi ketikan.  Berikut Girlisme berikan penjelasannya.

Naskah proklamasi tulisan  Ir. Soekarno :

“Proklamasi. Kami, Bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal2 yang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja. Djakarta, 17-08-’05 wakil2 bangsa Indonesia,”

Naskah proklamasi yang diketik Sayuti Melik : 

“Proklamasi. Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia. . Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05. Atas nama bangsa Indonesia, Soekarno/Hatta,”.

Naskah Proklamasi memiliki perbedaannya dibagian tahun. Naskah yang ditulis oleh Ir. Soekarno tertulis angka 05, bukan 45. Girlisme tidak salah lihat, memang dalam naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia, tidak ada tulisan 1945.

Apakah Girlisme merasa janggal dengan teks proklamasi Indonesia yang tidak terdapat tulisan 1945 ? Walaupun Presiden Soekarno saat membacakannya menggunakan bahasa 45.

Berikut Penjelasan mengenai tahun Proklamasi, Girls.

Dikutip dari cerdik.indonesia.com, pada tahun 1945, Indonesia berada di bawah kependudukan Jepang. Saat itu, Indonesia menggunakan kalender Kaisar Jimmu (kalender Jepang).

Kalender  tahun 1  Kaisar Jimmu lebih awal 660 tahun daripada Masehi (kalender Gregorian), sehingga tahun Jepang berdasarkan kalender Kaisar Jimmu dihitung dengan menambahkan 660 pada angka tahun Masehi.

Jadi, tahun ‘05 yang tertulis di teks proklamasi merupakan kependekan dari angka tahun 2605.

Yuk belajar fakta-fakta tentang Indonesia agar memperluas wawasan kita.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.