Bagaimana Kelangsungan dan Proses Pembangunan Cyber Park Indonesia?

  • Whatsapp

Cyber Park Indonesia Buka Peluang Investor Di Proyek SOHO

Kerjasama yang dijalin antara PT. Cyberindo Persada Nusantara dengan PT. Wika Realty tentang pembangunan kawasan komplek perumahan Real Small Office Home Office (SOHO) dalam bentuk JO atau Joint Operation segera berakhir di bulan Mei 2018 mendatang.

Sekadar informasi, SOHO adalah hunian dengan basis digital pertama dengan konsep Real Cyber Home satu satunya yang ada di Indonesia saat ini.

“Ide dari pengembangan proyek hunian berbasis internet fiber optik ini memang berawal dari munculnya fenomena bekerja dari rumah dan merebaknya tren perusahaan rintisan digital (start up) di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini yang belum didukung oleh infrastruktur dan ekosistem yang sesuai,” ujar Direktur Utama PT. Cyberindo Persada Nusantara (Cyber Park Indonesia), Medigianto Munandar melalui keterangannya.

Diungkap oleh Megidianto, hunian dengan basis internet fiber optik yang mempuyai kapasitan bandwidth internet simetris antara unduh dan upload-nya, mempunyai kecepatan 100 Mbps. Ini adalah yang pertama dan merupakan satu satunya yang ada di Indonesia. Dibangun pada lahan seluas kurang lebih 10 hektar (ha), di kelurahan Mulyaharja, kota Bogor, Jawa Barat.

“Infrastruktur proyek pembangunan huniandengan nama Tamansari Cyber ini dimulai akhir 2015, dan dipasarkan awal 2016,” jelasnya.

Ditambahkan olehnya, pada perencanaan keseluruhan, total bangunan di Tamansary Cyber ini akan berjumlah 331 unit. Pada tahap pertama, unit yang dipasarkan sebanyak 258 unit.

Kurang lebih hampir empat tahun proses kerjasama dijalin antara Cyber Park Indonesia dengan Wika Realty, unit yang sudah dibangun baru sebanyak 33. Megdigianto, tetap memegang teguh komitmen pembangunan Cyber Park Indonesia akan dipercepat prosesnya di kawasan SOHO.

“Konsep kawasan ini bukan hanya cocok sebagai tempat tinggal sekaligus kantor, tapi lebih dari itu dapat dikembangkan sebagai data center berskala UKM,” katanya.

Kata Medigianto, Cyber Park Indonesia mempunyai komitmen kuat dan kerjasama bersama untuk melakukan pembangunan kawasan yang didukung fiber optik terbesar. Bukan hanya terbesar di Indonesia, namun sangat mungkin untuk menyaingi kapasitan untuk infrastuktur internet yang ada di Sillicon Valley.

“Cyber Park Indonesia membuka kerjasama dengan paradeveloper, investor dan partner lain yang berminat ikut terlibat,” ajakny.

Proyek kawasan hunian digital berbasis home industry ini terintegrasi dengan nama “Cyberhome” sudah mendapat pengakuan dan menjadi salah satu akselerasi yang mendukung Target Energy of Asia menuju Ekonomi Digital di tahun 2020. Program ini dicanangkan langsung oleh presiden Jokowi.

“Potensi Indonesia merupakan pengguna media sosial terbesar nomor tiga di dunia seperti Facebook, Youtube, Twitter dan lain-lain namun masih sebatas konsumerisme daripada produktifitasmaka untuk itulah perlunya kawasan seperti ini dibangun,” pungkasnya.

Related posts