Sebut Aparat Keamanan Tembak Massa Aksi Hingga Tuduhan Impor Aparat! Ini 5 Hoaks Aksi 22 Mei yang Bikin Tambah Ricuh!

  • Whatsapp

GIRLISME.COM – Banyak berita hoaks yang beredar dibalik aksi 22 Mei. Berita-berita bohon yang beredar juga memicu semakin ricuhnya aksi paska pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres 2019 oleh KPU tersebut.

Subdit Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, kabarnya berhasil mengidentifikasi 5 berita hoaks yang sudah beredar di masyarakat terkait aksi 22 Mei tersebut.

Read More

“Setidaknya terdapat lima postingan yang beredar luas semenjak aksi yang dimulai pada Selasa malam, ujar Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, menyampaikan lima kabar hoaks tersebut, di Jakarta, Rabu (22/05/2019) pagi.

1. Polisi tembak demonstran aksi 22 Mei di masjid adalah hoaks!

Kominfo.go.id

Sebuah video pendek yang menunjukkan polisi menembaki para demonstran aksi di dalam masjid di daerah Tanah Abang tersebar luas dikalangan masyarakat. Dalam video tersebut disebutkan bahwa polisi menyerang para demonstran yang berada di dalam masjid tersebut dengan cara menembakinya.

Namun faktanya adalah suara-suara tembakan yang terdengar dalm video tersebut berasal dari suara di luar masjid.

BACA JUGA :  Garuda Indonesia Luncurkan Rute Penerbangan Domestik Langsung ke Pulau Nias

“Dalam kericuhan itu, terdapat banyak bom molotov yang digunakan para demonstran untuk melempari Polisi dan suara tembakan gas air mata yang digunakan Polisi untuk menarik mundur para demonstran,” ungkap Ferdinandus.

2. Kabar penembakan dengan peluru tajam di Jalan Sabang juga hoaks!

Tribunnews.com

Pihak aparat kepolisian dituduh melakukan penembakan menggunakan peluru tajam di Jalan Sabang. Namun, pihak Polri langsung memberikan klarifikasi dengan tegas bahwa seluruh anggotanya yang bertugas hanya dibekali tameng dan gas air mata. Aparat yang bertugas mengamankan aksi 22 Mei tidak dibekali dengan senjata api dan peluru tajam.

3. Hoaks polisi impor dari China!

Beredar kabar di media sosial menganai anggota brimob impor hanya karena bermata sipit. Kabar tersebut langsung dibantah oleh pihak kepolisian yang menegaskan bahwa semua anggota aparat keamanan yang bertugas di aksi 22 Mei adalah WNI.

“Bahwa (personel) negeri seberang yang sipit-sipit tidak ada. Semuanya murni personel Brimob WNI,” ujarnya Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal M Iqbal.

4. Hoaks berita “Tanggal 22 Mei Pendukung 02 Kepung KPU, Wiranto: Biarkan Saja, Untuk Bahan Berburu Menembak TNI-POLRI”

Turnbackhoax.id

Narasi pemberitaan tersebut juga dilengkapi dengan sebuah foto korban aksi 22 Mei 2019. Namun faktanya adalah, Wiranto tidak pernahmengeluarkan pernyataan tersebut. Bahkan, pernyataan Wiranto yang ditemukan adalah ia mengatakan bahwa banyak isu people power yang akan membuat banyak masyarakat cemas.

5. Hoaks personil Brimob menyamar dengan baju TNI AL!

Kominfo.go.id

Sebuah unggahan yang beredar menunjukkan foto anggota TNI yang menggunakan kaos kaki Brimob dan pasukan Brimob yang menyamar memakai pakaian TNI AL. Padahal faktanya adalah, foto tersebut merupakan potret anggota pasukan Marinir TNI AL yang dibuktukan dengan adanya baret ungu sesuai dengan warna baret yang telah diperuntukan.

BACA JUGA :  Untuk Ketiga Kalinya, Cinta Laura Jadi Pemeran Utama di Film Hollywood

Oleh karena itu, penting sekali melakukan pemeriksaan terhadap berita-berita yang beredar. Berita-berita tanpa sumber dan tidak jelas sebaiknya diperiksa kebenarannya sebelum dibagikan.

Related posts