5 Alasan Mengapa Kamu Lebih Baik Curhat ke Orangtuamu Daripada ke Orang Lain…

  • Whatsapp

Nggak jarang curhat dengan orangtua dianggap sebagai saran yang aneh. Merasa kalau orangtua nggak cocok untuk dijadikan teman curhat, karena mereka biasanya lebih kuno, sudah berbeda zaman, dan nggak memahami kamu sebaik teman-temanmu. Karena itu akhirnya banyak yang lebih tertutup pada orangtuanya, dan malah lebih nyaman mengutarakan isi hatinya ke teman-temannya. Padahal ada 5 kebaikan lho jika kamu lebih memilih curhat ke orangytuamu daripada ke orang lain….

1. Kamu nggak perlu khawatir tentang, “Bu, jangan ember ya…”

https://www.huffingtonpost.com

Read More

Hal pertama yang perlu kamu pahami adalah bahwa orangtua nggak akan pernah menyebarkan sisi-sisi buruk anaknya. Rasa sayang yang mereka miliki pasti secara natural membuat mereka menjaga apa yang kamu ceritakan. Naluri mereka untuk melindungi juga membuat ceritamu aman dan nggak akan tersebar luas ke orang lain. Beda ceritanya jika kamu curhat ke temanmu, mereka masih mungkin untuk menyebarkan rahasia yang kamu titipkan kalau-kalau mereka tengah bertengkar denganmu.

2. Get over “Ibu sama Bapak nggak paham!”

https://www.shutterstock.com

Alasan utama mengapa kamu merasa malas untuk curhat ke orangtuamu adalah anggapan bahwa mereka nggak akan memahami kamu sebaik teman-temanmu. Karena perbedaan zaman dan umur kalian yang jauh, kamu merasa bahwa orangtuamu ngggak akan tahu apa rasanya jika ada di posisimu saat ini. Karenanya kamu lebih memilih untuk bercerita ke orang-orang yang kamu anggap memiliki kemiripan pengalaman denganmu. Padahal jika kamu pikirkan lagi, sesungguhnya nggak ada orang lain di dunia ini yang memahami kamu sebaik mereka yang menjagamu sejak masih bayi, yaitu orangtuamu. Karena mereka bahkan melihat sisi-sisi yang kamu nggak pernah tunjukkan ke orang lain.

BACA JUGA :  Mengintip Karya Seni yang Epik di Bienalle Jogja XIV

3. Hanya karena mereka kesal padamu, bukan berarti mereka akan menjauhimu.

http://2.bp.blogspot.com

Kalau kamu dan temanmu berantem, pasti ujungnya kalian saling menjauhi. Rahasiamu ada padanya, dan rahasianya ada padamu. Kalian memegang senjata masing-masing dengan harap-harap cemas jika yang satu ketahuan membocorkan, maka miliknya juga akan kamu keluarkan. Hal seperti ini nggak berlaku jika kamu curhat ke orangtua. Sekesal apapun mereka padamu, mereka nggak akan pernah menjauhimu, apalagi sampai pergi dan meninggalkanmu. Karena itu nggak perduli seperti apapun kondisinya, semua cerita yang kamu percayakan ke orangtuamu pasti akan tetap aman di tempatnya, terlepas kamu berlaku baik ataupun buruk yang membuat mereka kecewa.

4. Langkah yang baik utnuk membangun hubungan.

https://www.huffingtonpost.com

Rasa canggung untuk bercerita pada orangtua biasanya diakibatkan karena kamu merasa kurang dekat dengan mereka. Kamu merasa ada jarak yang membentang, yang membuatmu malu untuk terbuka. Pikirmu hal itu akan terasa aneh, dan memalukan. Curhat mengenai hal-hal ringan terlebih dulu bisa kamu lakukan untuk merapatkan jarak antara kalian. Dengan memulai bercerta kepada mereka, sembari menanyakan keadaan mereka adalah langkah yang tepat untuk memulainya. Hal ini sebaiknya kamu biasakan setiap hari, sehingga nantinya kamu akan merasa aneh ketika nggak bercerita kepada mereka. Orangtua yang mana sih, yang nggak mau mendengarkan anaknya? Tentu semua orangtua ingin anaknya akrab dengannya, menganggapnya teman, dan melibatkannya dalam fase-fase hidupnya. Jangan takut, jangan khawatir, perasaanmu pada ornagtuamu nggak mungkin bertepuk sebelah tangan.

5. Bank refrensi terbaik.

http://isha.sadhguru.org

Orangtuamu pernah muda, mereka pernah remaja, jatuh cinta, bertengkar, marah, dan putus asa. Walaupun kamu mengklaim bahwa mereka ada di zaman yang berbeda, namun tetap saja bahwa pola yang kalian miliki akan sama cara penanganannya. Karena itu justru orangtuamu adalah tempat meminta saran yang paling tepat, sebab pengalaman yang mereka miliki sudh jauh melebihi apa yang kamu dan teman-temanmu miliki. Mereka pernah mengalami hal-hal sulit, dan bertahan sampai saat ini. Kesalahan-kesalahan yang juga sudah mereka perbuat, pastinya mereka nggak ingin untuk kamu ulangi lagi. Karena itu curhat ke orangtua bukanlah ide yang buruk. Karena sudut pandang yang kamu dapatkan justru lebih banyak dibandingkan bila bercerita ke teman-temanmu yang pada dasarnya masih memiliki pengalaman yang sama levelnya dengan kamu.

BACA JUGA :  Istri Melahirkan Anak Laki-laki, Marcus Gideon: Selamat Datang MFG Junior

Orangtuamu pasti sangat sayang kamu ya Smartgrl. Karena itu jangan berprasangka buruk bahwa mereka mungkin nggak mau menerima ceritamu atau bahkan nggak mau mengerti. Yang harus kamu lakukan adalah mulai membangun ikatan dengan orangtuamu, karena bagaimanapun juga mereka cuma ada satu. Teman ada banyak sekali, tapi orangtua nggak akan pernah terganti.

Related posts