Trauma Jalin Hubungan karena Pernah Diselingkuhin? Ini Nih Cara yang Tepat buat Bangun Hatimu Lagi…

  • Whatsapp

“Apapun itu, kecuali penghianatan.”

Perselingkuhan adalah sebuah bukti  nyata dari sebuah ketidaksetiaan. Kamu akan mulai menanyakan bagaimana bisa, dimana letak kekurangan hubungan kalian, apa saja salah yang kamu lakukan hingga dia akhirnya memutuskan untuk main belakang. Banyak pertanyaan yang muncul, namun akhirnya sulit buat benar-benar terjawab, karena kamu juga sibuk dengan sakit hati yang harus kamu sembuhkan. Bagi perempuan yang diselingkuhi, ada sebagian yang memutuskan untuk memulai kembali dengan pasangan yang sama. Mengulang dari awal denngan tujuan agar kedepannya bisa introspeksi diri masing-masing, dan bisa menumbuhkan hubungan yang lebih baik. Namun ada juga yang stuck, diam di tempat. Khawatir, ragu, dan belum berniat percaya lagi pada suatu hubungan. Jika sudah seperti ini, lantas harus bagaimana untuk menghadapinya?

Read More

1. Trust your journey. Percayalah pada perjalananmu, bahwa semua yang terjadi memang yang terbaik.

https://indiandhamal.com

Ketika sesuatu yang buruk terjadi pada diri ini, pasti rasanya susah sekali untuk sekedar percaya kalau ada hal baik di baliknya. Apalagi segala yang berkaitan dengan hati. Rasanya seperti ingin cukup saja sampai di sini, dan kedepannya jangan lagi merasakan hal yang sama. Malahan kamu bisa merasa lebih baik mati rasa saja. Ketika berada pada titik terendah inilah kemudian kamu harus mulai membisikkan pada dirimu, bahwa apapun yang terjadi pada kamu saat ini, adalah hal yang paling baik. Dikhianati memang sakit sekali, namun kamu juga nggak bisa terus-terusan membiarkan dirimu tersakiti. Kamu harus percaya pada diri sendiri, memberi dorongan dan semangat padanya, bahwa semua yang kamu lalui memang sudah jalannya. Terima apa yang ada di hadapanmu sekarang, karena terus-terusan membiarkan dirimu tersakiti oleh orang yang bahkan nggak ada di sampingmu lagi adalah hal yang nggak bisa dibenarkan.

BACA JUGA :  Siap-siap Intip Tren Tahun Baru! Ini Lho Model Rambut yang Bakal Booming di tahun 2018!

2. Kamu akan dapatkan yang terbaik. Dan apabila dia pergi, artinya yang terbaik bukanlah dia.

http://www.fruityheart.com

Tuhan akan beri kamu yang terbaik. Yang paling pas dan cocok dengan apa yang kamu miliki. Dan apabila ada yang pergi meninggalkanmu, berarti sesimpel itu, dia bukanlah yang terbaik. Dalam menjalin hubungan kamu harus tekankan pada dirimu sendiri bahwa memang sudah pasti di dalamnya ada senang dan sedih. Ada meninggalkan dan ditinggalkan. Terus begitu sampai akhirnya polanya berhenti, dan kamu menemukan yang terbaik. Namun jika memang perjalananmu kemudian tersandung batu sakit hati, pengkhianatan, dan kebohongan, maka itu adalah tanda bahwa memang bagianmu belum selesai. Kamu masih harus terus berjalan untuk akhirnya menemukan the one. Mengingatkan ini pada dirimu saat kamu diselingkuhi bisa membantu kamu setidaknya merelakan, bahwa memang dia bukanlah yang terbaik. Dan terus-terusan meratapi kepergiannya bukanlah hal yang bisa membantumu merasa lebih baik.

3. Tidak ada hal yang lebih bisa menguatkan, selain rasa sakit.

https://www.theodysseyonline.com

Setelah mennerima penghianatan, hal pertama yang harus kamu urusi adalah sudut pandangmu terkait dengan itu. Memang sakit hati yang kamu rasakan pasti akan mendominasi. Membuatmu susah untuk sekedar berpikir jernih. Rasanya seperti ingin marah, sedih, dan kecewa terus. Kateika itulah kamu harus mulai belajar memahami bahwa tidak akan ada yang bisa mengajarkan kamu tentang bagaimana caranya menjadi kuat, sehebat yang rasa sakit bisa lakukan. Percayalah bahwa rasa sakit yang kamu terima kemarin, adalah cara Tuhan untuk mengajarkanmu menjadi kuat di hari ini dan esok. Ibarat anak bayi yang diimunisasi, dalam tubuhnya disuntikkan virus yang telah dilemahkan, agar sistem imunnya bisa menjadi kebal akan itu. Begitu juga hatimu. Semua hal sakit yang kamu lewati adalah cara terbaik untuk meningkatkan imun hatimu agar kedepannya bisa jadi lebih kuat dari kemarin.

BACA JUGA :  Raih Emas, Pesenam Indonesia Ini Harumkan Nama Indonesia di Jerman

4. Nggak semua orang jahat. Nggak semua orang akan berhianat.

https://blogs.missouristate.edu

Ketika kamu takut untuk mulai lagi membangun hubungan, memang susah rasanya untuk meninggalkan apa yang sudah kamu rasakan di hubunganmu sebelumnya. Apalagi jika itu berisi perselingkuhan. Namun kembali lagi, rasanya nggak akan adil jika kamu terus menyamaratakan setiap orang, dengan dia yang ada di masa lalumu. Menganggap bahwa semua laki-laki jahat, karena kamu disakiti oleh satu di antaranya. Berprasangka bahwa semua laki-laki adalah pengkhianat, padahal kamu belum memberi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kamu sudut yang berbeda. Berilah kesempatan pada dirimu, dan juga orang baru yang ingin membantu kamu untuk memulai kembali. Mengatasi rasa kecewa yang pernah kamu alami. Toh apa yang ada di belakang nggak akan ada gunanya, jika kamu nggak bisa mengambil pelajaran darinya untuk kemudian menjalani hidup yang lebih baik. Kamu sudah melewati pembelajaran yang panjang, karena itu percayalah pada dirimu, dan berikan kesempatan untuk mencoba kembali.

5. Berdamailah dengan dirimu….

Berdamai dengan diri sendiri adalah cara yang baik untuk membantu kamu bangkit lagi dari sakit hati. Yaitu dengan jalan memaafkan…

Maafkan dia yang menyakitimu, karena menyimpan dendam lama-lama hanya akan membuat hatimu berat. Maafkan kekurangan yang ada di dirimu, karena menyalahkan diri sendiri nggak akan membuat segalanya jadi lebih mudah. Berdamailah dengan dirimu saat ini. Terimalah bahwa yang ada pada dirinya memang bukan yang cocok untuk kamu. Begitu juga yang ada padamu bukan yang paling tepat untuk dia. Nggak ada gunanya terus-menerus menyimpan titik-titik hitam di dalam hatimu, karena hal itu hanya akan menghambat kamu untuk berjalan maju.

BACA JUGA :  Bosan Bersitegang, Korut-Korsel Akan Berdamai?

 

Manusia hanya bisa berusaha, tapi Tuhan yang Maha Penentu segalanya. Begitu juga dengan cinta. Kamu perlu menyiapkan dirimu untuk bangun lagi setelah jatuh. Mencoba lagi setelah gagal. Menjadi kuat lagi setelah beberapa lama melemah. Sebab hanya dengan begitu kamu akan belajar menghargai dirimu sendiri, menghargai orang-orang di sekitarmu, dan mengerti bahwa nggak akan ada yang abadi, kecuali perubahan. Begitu juga mereka yang ada di hidupmu, akan datang dan pergi seiring waktu. Yang kamu perlukan adalah rasa pantang menyerah buat selalu mencoba untuk jadi semakin kuat dari hari ke hari 🙂

Related posts